Lagi, KPU Tuban Kiirim Alat Bukti Gugatan Pilpres ke KPU Pusat

Pasca dibongkar, kotak suara kembali dirapikan
Pasca dibongkar, kotak suara kembali dirapikan

kotatuban.com-KPU Tuban mengirimkan kembali formulir C-7 ke Komisi Pemilihan Umum Pusat. Formulir itu dikirim ke KPU Pusat sebagai salah satu bukti atas gugutan pasangan capres Prabowo-Hatta atas hasil Pilpres 2014 lalu.

Sebelumnya KPU setempat telah mengirimkan formulir C-1, dan lampiranya  sebagai pelengkap alat bukti dalam perseilisihan hasil pemilihan presiden 2014 beberapa waktu kalu.

“Yang belum dikirim formulir A-4, A-5 dan C-7, yang sekarang sudah kami persiapkan. Sementara untuk C-1 dan lampiranya sudah kami kirim kemaren,” ujar Ketua KPUD Tuban, Kasmuri, Kamis (14/8).

Dia mengatakan, pembukaan kotak suara itu berdasarkan surat edaran bernomor 1458/KPU/VIII/2014. Seluruh berkas yang dikirimkan itu merupakan kopyan atau hasil scan formulir asli yang dilegalisir oleh pos.

“Yang kami kirimkan adalah kopynya, yang akan dilegalisir oleh pos,” katanya.

Kasmuri juga menjelaskan, formulir C-7 merupakan bukti daftar hadir pemilih dalam daftar pemilih tetap, daftar pemilih khusus, daftar pemilih tambahan, dan daftar pemilih khusus tambahan. Semua data itu akan menjadi alat bukti di persidangan MK.

“Data ini membuktikan bahwa daftar pemilih tambahan dan daftar pemilih khusus tambahan ini riil ada, bukan pemilih siluman seperti yang menjadi materi gugatan,” jelas Kasmuri.

KPU RI sendiri memberikan batas waktu hingga 15 Agustus besok untuk pengiriman formulir. Kasmuri berharap dengan bukti tersebut, mampu membuktikan jika selama ini KPU telah bekerja dengan baik sesuai aturan dan prosedur yang ada.

“Harapan kami ini menjadi alat bukti bahwa KPU telah bekerja dengan baik. Jika memang nanti diputuskan MK, apapun keputusanya tentu itu yang akan kami laksanakan, sekalipun kami harus menggelar pemilu ulang,” terang Kasmuri. (kim)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.