Liburan, Berkah Bagi Abang Becak

kotatuban.com-Tanggal merah dan musim libur sekolah menjadi berkah tersendiri bagi abang becak   yang biasa mangkal di kawasan wisata religi makam Sunan Bonang dan terminal Kebonsari (Terminal wisata) Goa Akbar, Kota Tuban. Sebab, membludaknya pengunjung di dua lokasi wisata tersebut membuat banyak penumpang yang memanfaatkan jasa abang becak untuk menuju lokasi wisata.

Liburan Becak laris manis
Liburan Becak laris manis

Salah satu tukang becak adalah Agus (22) warga Kelurahan Karangsari,  Kecamatan Tuban. Sejak pagi hingga siang tadi, Agus mengaku sudah lebih dari enam kali mengangkut penumpang baik dari maupun ke makam Sunan Bonang.

“Ini ramai sekali mas, pokoknya minggu ini ramai, soalnya barengan dengan libur sekolah. Jadi banyak pengunjung dan banyak penupangnya,” terang Agus.

Menurut Agus, jika sedang rmai,  dia bisa narik (mengantar penumpang) hingga 20 kali. Namun, jika hari sedang sepi atau tidak banyak pengunjung di lokasi wisata Sunan Bonang, paling banyak dia hanya narik sebanyak empat kali.

“Kalau ramai ya sampai 20 kali mas, tinggal kuat-kuatan saja. Tapi kalau sepi paling ya empat kali, soalnya becaknya banyak,  jadi bergiliran. Kalau banyak pengunjung antrenya juga cepat,” papar Agus.

Untuk tarif becak sendiri kata Agus, tergantung berapa banyak penumpang yang diangkut dalam sekali jalan. Selain juga kesepakatan antara penumpang dan abang becak yang akan mengantar. Untuk satu orang penumpang biasanya paling sedikit Rp5.000, sedangkan untuk dua penumpang dapat dikenakan tarif Rp7.000.

”Tergantung kesepakatanya mas, kalau yang umum  lima sampai tujuh ribu rupiah itu, kalau penumpangnya tiga sama anak gitu, kadang penumpangnya sendiri yang ngasih delapan ribu rupiah,” katanya.

Sementara itu, hingga sore  suasana di kawasan wisata Sunan Bonang masih nampak terjadi kepadatan pengunjung dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Lamongan, Gresik, Surabaya, Bojonegoro. Bahkan sebagian lainya merupakan pengunjung yang  berasal dari luar Jawa Timur, seperti Rembang, Blora dan Pati.

“Pengunjungnya Jawa Timur banyak mas, dari Jawa Tengah juga ada,” imbuh Agus yang kemudian biru-buru mengantarkan penumpang. (kim)

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.