Mahasiswa Tolak Rencana Kenaikan BBM

Mahasiswa saat demo kenaikkan BBM
Mahasiswa saat demo kenaikkan BBM

kotatuban.com – Belasan mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) dan Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Tuban melakukan aksi unjuk rasa, Kamis (06/11). Aksi yang dilaksanakan di gedung DPRD Tuban tersebut untuk menolak rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan dilakukan pemerintahan Jokowi-JK.

Para mahasiswa tersebut menilai bahwa pemerintahan Jokowi-JK yang rencananya bulan ini akan menaikan harga BBM sangatlah kurang tepat. Pemerintah beralasan kenaikan BBM tidak bisa dihindarkan karena subsidi BBM sudah membebani anggaran pemerintah belanja Negara (APBN). Karena BBM bukan satu satunya cost belanja di APBN.

”Masih ada banyak cost belanja yang sangat boros dan tidak produktif namun tidak disinggung oleh pemerintah,” teriak mahasiswa dalam orasinya.

Seperti, cost belanja aparatur negara yang mencapai 60-70 % dari APBN. Kedua, cost pembayaran utang luar negeri yang nilainya hampir mencapai 8 %  dari total belanja APBN 2015. Bahkan pemerintah juga dianggap beralasan bahwa subsidi BBM tidak tepat sasaran karena 80 % subsidi BBM hanya dinikmati oleh kelas menengah dan orang kaya.

”Kami meragukan akurasi data itu, kalau pun benar pemerintah harusnya tidak membuat kebijakan yang mengorbankan pembeli BBM dari kalangan menengah kebawah. Seharusnya pemerintah memperbaiki mekanisme distribusi BBM agar tepat sasarn,” ungkap salah satu orator aksi tersebut.

Sementara itu, koordinator aksi Irwandi Runtupalit, menyatakan, bahwa aksi tersebut selain menolak kenaikan harga BBM yang dianggap menyengsarakan rakyat juga mendesak pemerintah agar mencabut undang undang migas No. 22 Tahun 2001, selain itu juga pemerintah harus melaksanakan pasal 33 Undang Undang Dasar 1945.

”Pemerintah agar mencabut undang undang migas No. 22 Tahun 2001, dan melaksanakan pasal 33 Undang Undang Dasar 1945,” kata Irwandi, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Setelah puas melakukan orasi didepan gedung dewan, massa aksi unjuk rasa kemudian berjalan kedepan gedung dewan dan melakukan pemasangan sepanduk yang bertuliskan penolakan kenaikan BBM. (duc)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.