Mahasiswa Tuntut Nasionalisasi Perusahaan Migas Asing

Aksi teatrikal mahasiswa tolak kenaikkan BBM
Aksi teatrikal mahasiswa tolak kenaikkan BBM

kotatuban.com – Aktifis dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tuban menuntut agar pemerintah menasionalisasi perusahaan minyak dan gas (migas) asing yang kini menguasai sumber daya alam di Indonesia.

Tuntutan itu disampaikan sejumlah atifis bersamaan dengan aksi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Kamis (20/11).

Aksi unjuk rasa yang dilakukan aktifis HMI dimulai dari Monumen Pancasila Jalan RE Martadinata. Setelah puas melakukan orasi di Monumen Pancasila para aktifis tersebut melakukan aksi longmuch menuju bundaran Patung Letda Soejipto.

Saat dibundaran Patung Letda Soejipto para mahasiswa tersebut melakukan aksi teaterikal, yang menggambarkan kesengsaraan rakyat kecil karena “diinjak-injak” penguasa.

”Ini adalah simbol bahwa kehidupan rakyat Indonesia saat ini sangatlah sengsara dan memprihatinkan karena ulah dari penguasa negeri ini,” terang, koordinator aksi, Candra Kusuma.

Menurutnya, kenaikan harga BBM saat ini tidak lah sangat tepat. Pasalnya, saat ini harga minyak mentah dunia sedang turun, dari harga 100 USD perbarel menjadi 80 USD perbarel. Selain itu, sumber daya alam (SDA) Indonesia sangat melimpah. Namun, ironinya 75 persen perusahaan minyak di Indonesia dikuasai oleh asing.

”Sehingga, kami menuntut pemerintah untuk menasionalisasi perusahaan minyak yang dikuasai asing, sehingga kekayaan alam Indonesia sebesar-besarnya bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Selain itu, juga menuntut pemerintah untuk mengusut tuntas mafia Migas,” pungkasnya. (duc)

 

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.