Musim Tanam, Pupuk Semakin Sulit

kotatuban.com – Memasuki musim tanam seperti ini para petani di Kabupaten Tuban mulai kesulitan mencari pupuk. Walaupun ada harga pupuk juga mahal. Sehingga, hal tersebut sangat memberatkan para petani.
”Sekarang sangat sulit mencari pupuk. Padahal sebentar lagi musim tanam. Kalau ada pasti rebutan itupun harganya mahal,” ungkap, Rusmin (47), salah satu petani di Kecamatan Merakurak, Selasa (17/10).
Menurutnya, untuk saat ini harga pupuk urea dipasaran kisaran Rp115 ribu sampai dengan Rp125 ribu persak 50 kilogram. Sedangkan, untuk harga pupuk phonska sampai dengan Rp180 ribu persak 50 kilogram.
”Kalau tidak musim tanam seperti ini harga pupuk urea di kisaran Rp100 ribu dan phonska Rp150 ribu,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, menjelaskan kelangkaan pupuk memang sangat wajar terjadi karena pupuk bersubsidi untuk wilayah Tuban sangat kurang. Sehingga setiap tahun Pemkab Tuban telah berupaya menambah stok pupuk, dan itu tergantung dari kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jatim.
”Dampak kelangkaan pupuk memang langsung dirasakan para petani jika musim tanam seperti ini, kita sudah berupaya melakukan pengawasan pada distribusi pupuk supaya tidak di selewengkan,” ungkapnya.
Selain memang jatah pupuk yang kurang, kelangkaan pupuk diperparah dengan adanya mafia pupuk. Kondisi itu membuat para petani resah karena kesulitan  mendapatkan pupuk bersubsidi untuk kebutuhan tanamannya.
”Salah satu faktor terjadinya kelangkaan pupuk bersubsidi di Tuban, karena masih ada mafia pupuk,” ujar Ketua DPRD Tuban  Miyadi.
Menurutnya, keberadaan mafia pupuk itu sangat merugikan petani di saat musim tanam seperti ini. Sehingga, aparat keamanan harus bertindak tegas jika menemukan pelanggaran atau penyelewengan pupuk bersubsidi.
”Persoalan kelangkaan pupuk di musim tanam seperti ini juga sudah menjadi perhatian serius dan akan dicarikan solusi terbaik, supaya para petani tidak dirugikan,” tandasnya.
Sebatas diketahui, jatah pupuk dari pemerintah yang didapat Pemkab Tuban di tahun ini lebih sedikit dibading tahun sebelumnya. Hal tersebut berdasarkan catatan dari Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Tuban.
Pada tahun 2017 ini, jatah pupuk bersubsidi hanya mencapai sekitar 110.546 ton yang di distribusikan di 20 Kecamatan yang ada di Tuban. Sedangkan tahun lalu lebih banyak hingga mencapai sekitar 120.504 ton. (duc)
Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban