Pedagang Keliling “Manfaatkan” Siswa Sekolah

Para siswa saat jajan
Para siswa saat jajan

kotatuban.com – Pedagang jajan keliling lebih suka berjualan dilingkungan sekolahan saat menjajakan dagangannya, daripada harus keluar masuk kampung. Pasalnya, berjualan dilingkungan sekolahan dianggap pasar paling potensial bagi penjual jajanan keliling. Selain konsumennya jelas mangkal dilingkungan sekolahan hemat tenaga.

Pantauan kotatuban.com, hampir semua sekolah dan tempat belajar yang ada di Kabupaten Tuban menjadi jujugan dari pedagang keliling. Kendati tak jarang pihak sekolah memasang papan larangan untuk masuk wilayah sekolah. Tetapi para pedagang tetap nekat dengan berjualan di depan sekolah. Menunggu pelajar bubar dan pulang dari tempat belajar.

Salah satu pedagang keliling, Nur (30), asal Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding, mengaku sengaja mendatangi beberapa sekolah di Tuban untuk menjajakan dagangan. Alasannya, karena pelajar lebih tertarik jajanan ringan, dengan harga yang terjangkau. Karena menyesuaikan dengan uang saku. ‘’Pelajar itu suka jajan, dan semua pelajar saat ini pasti memiliki uang saku. Sehingga, saya lebih suka jualan dilingkungan sekolahan dari pada harus keliling,’’ kata penjual pentol tersebut kepada kotatuban.com, Sabtu (3/5).

Nur mengaku, dalam sehari ada dua tempat belajar yang dia datangi. Satu adalah Taman Kanak-kanak (TK) yang ada di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, dan satu adalah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5, yang ada di Desa Semanding, Kecamatan Semanding. ‘’Hasilnya ya lumayan jika jualan disekolahan seperti ini. Penghasilannya jelas kalau jualan di sekolah tidak seperti saat keliling,’’ tandasnya.

Selain itu, beberapa siswa juga mengaku lebih suka membeli jajanan pada pedagang keliling yang kekebetulan mangkal dilingkungan sekolah mereka daripada di kantin sekolah atau tempat lain. Alasannya tak lain karena harga terjangkau. ‘’Kalau jajan disini lebih murah dan lebih enak daripada dikantin,’’ kata Ardika (16) salah satu pelajar SMAN 5 Tuban. (duc)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.