Pembatasan Solar Bersubsidi Upaya Penghematan

Salah satu SPBU di Tuban kehabisqan solar
Salah satu SPBU di Tuban kehabisqan solar

kotatuban.com – Pertamina melakukan pembatasan pembelian solar bersubsidi. Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) diseluruh Indonesia. SPBU dilarang untuk melayani pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi pada pukul 08.00 sampai pukul 18.00 WIB.

Hal tersebut, menyusul adanya instruksi dari Pemerintah melalui surat edaran BPH Migas No. 937/07/Ka.BPH/2014 tanggal 24 Juli 2014 perihal pengendalian jenis BBM tertentu tahun 2014.

”Sebagai salah satu badan usaha yang ditunjuk pemerintah, tentu Pertamina akan menjalankan kebijakan tersebut sebaik mungkin,” terang Asaistant Manager External Relation Pertamina Marketing Operation Region V, Heppy Wulansari, Selasa (05/08).

Menurutnya, kebijakan tersebut berlaku untuk semua penyalur BBM bersubsidi, termasuk Pertamina. Wilayah yang terkena kebijakan ini meliputi Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Bali. ”Untuk wilayah Marketing Operation Region V, kebijakan ini berlaku di wilayah Jawa Timur dan Denpasar dengan sistem Cluster, dimana untuk SPBU yang berada di jalur utama logistik masih akan diberlakukan jam normal operasi normal (tanpa pembatasan),” jelas Heppy.

Lebih lanjut, Heppy mengatakan, untuk mengantisipasi kebutuhan konsumen pengguna kendaraan yang berbahan bakar solar, diatas jam yang ditentukan. Pertamina akan menyediakan Solar Dex dan Solar non subsidi di SPBU-SPBU.

”Diluar jam 08.00 – 18.00 pengguna solar ya harus menggunakan solar jenis Dex atau solar non subsidi,” pungkasnya. (duc)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.