Pendidikan Politik Caleg Masih Rendah

Anggota Panwaslu Tuban, Edy Thoyibi
Anggota Panwaslu Tuban, Edy Thoyibi

kotatuban.com – Pendidikan berpolitik para calon anggota legislatif (Caleg) maupun Partai Politik (Parpol) masih rendah. Hal tersebut terbukti masih banyaknya Parpol yang melanggar aturan Pemilihan Umum (Pemilu). Salah satu pelanggaran yang dilakukan oleh Parpol adalah masih memasang alat peraga kampanye (APK) pada masa tenang.

Padahal, sesuai dengan aturan yang ada, baik PKPU 15/2013 pasal 17 maupun undang-undang pemilu 2/2008 pasal 102 ayat 2, baik parpol maupun caleg mempunyai kewajiban untuk menurunkan APK sebelum memasuki hari tenang.

”Tapi pada kenyataannya, semua peserta pemilu minim kesadaran,” ujar Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Pemilu (P4) Panwaslu Kabupaten Tuban, Edy Toyibi, Senin (7/4).

Menurutnya, minimnya kesadaran peserta pemilu dalam mentaati aturan yang ada ini menunjukan, bahwa peserta pemilu belum bisa memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. ”Seharusnya, sebagai peserta Pemilu itu bisa memberikan pendidikan politik yang baik, bukan malah sebaliknya tidak mentaati aturan yang ada,” tuturnya.

Lebih lanjut Edy mengatakan, diharapkan Parpol peserta pemilu maupun Caleg dapat memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Sehingga, kepercayaan masyarakat terhadap wakilnya dapat tumbuh. Jika, masyarakat sudah mendapatkan pendidikan politik yang baik dan kepercayaan terhadap pemimpinnya ada, maka proses demokrasi akan berjalan dengan baik.

”Diharapkan para Parpol dan Caleg tidak melanggar aturan yang ada, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat,” pungkasnya. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.