Penerapan Kurikulum 2013 Terkendala Pengiriman Buku Panduan

kotatuban.com– Penerapan Kurikulum baru 2013 (K13) rupanya belum berjalan dengan lancer. Hingga kini sejumlah buku panduan untuk pelaksanaan kurikulum berbasis karakter tersebut belum datang dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Sekolam Menengah Pertama (SMP) Sekolah Menengah Ata (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Kabupaten Tuban, Heni Indriana mengatakan, hingga hari ini baru 25 persen buku panduan untuk guru dan siswa yang diterima dinas Dikpora, padahal tahun ajaran sudah berjalan cukup lama. Hal ini tentu saja menjadi kendala kelancaran sistem pendidikan yang baru diterapkan itu.

“Memang kendala yang masih dialami dalam penerapan K13 ini adalah buku, sebab yang kami terima sampai har ini baru 25 persen,” kata Heni.

Menurut Heni, 25 persen yang diterima itupun masih belum lengkap karena hanya buku untuk SMA dan SMK untuk kelas 11, sementara buku untuk SMP belum diterima sama sekali. “Baru SMA sama SMK, untuk SMP belum, itu saja baru kelas 11, kelas 10 sama 12 belum,” tambahnya.

Heni menjelaskan, agar proses belajar mengajar dapat berjalan lancar, Dinas Pendidikan mengintruksikan agar guru maupun sekolahan mencetak soft copi buku panduan guru dan siswa yang telah dibagikan ke sekolah. Ini dilakukan sambil menunggu buku panduan dari Kementrian datang.

“Agar proses belajar mengajar tetap berjalan, langkah kami adalah mencetak soft copy yang sudah ada itu, sambil menunggu bukunya datang,” jelasnya.

Heni menghimbau, guru dan wali murid juga bersabar, karena buku tersebut kini telah diterima dinas pendidikan meski hanya sebagian atau belum seluruhnya. “Bersabar dulu, ini bukunya juga terus dating. September buku untuk panduan Insya Allah sudah ada,” terang heni. (kim)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.