Pengosongan Kolom Agama di KTP Banyak Kritikan

Proses pembuatan e-KTP
Proses pembuatan e-KTP

kotatuban.com-Banyak masyarakat yang mengkritik wacana pengosongan kolom agama dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kolom pencantuman agama dianggap penting karena banyak kaitannya dengan berbagai data administrasi kependudukan.

Banyak formulir maupun esai data sejenisnya yang mencantumkan kolom agama. Sehingga hal itu dianggap perlu, karena KTP berkaitan dengan administrasi tersebut. Salah satunya adalah administrasi akta kelahiran juga administrasi lain, seperti data pendidikan yang mencantumkan agama.

Terkait masalah yang kini menjadi perbincangan di tengah masyarakat itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Kabupaten Tuban, Joni Martoyo mengatakan, pihak dinas sejauh ini belum melakukan hal tersebut, jika ada pembuatan KTP baru.

“Sampai sekarang KTP masih ada kolom agama, kalao kami yang di bawah ini tentunya akan mengikuti apapun intruksi pusat,” kata Joni.

DIkatakannya, jika memang kolom agama tersebut sudah menjadi ketetapan pemerintah untuk ditiadakan, maka pihaknya akan melakukan sesuai petunjuk  Undang-Undang.

“Sesuai petunjuk Undang-Undang kalau memang harus dikosongkan ya akan kami laksanakan,” katanya.

Sementara itu, dari jumlah penduduk Kabupaten Tuban wajib KTP sebanyak 952.218 orang, hingga hari ini setelah program e-KTP dilaksanakan, masih ada 5 persen belum memiliki KTP. Hal tersebut dikarenakan banyak warga yang tidak mengurus KTP lantaran berada di luar negeri, luar daerah maupun sudah berpindah namun tidak melaporkan ke dinas kependudukan.

“Sisanya tingal 5 persenan lah, itu sebagian besar perantau maupun warga yang pindah, namun, belum melaporkan kepindahanya,” Imbuh Joni. (kim)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.