Penilaian Adipura, PKL ‘Disembunyikan’ Sementara

kotatuban.com– Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasanya menempati sejumlah trotoar di jalan-jalan protokol kota Tuban terpaksa ‘disembunyikan’ saat ada penilaian Adipura. Namun, setelah penilaian selesati kembali membuka lapak daganganya ditempat yang semestinya untuk pejalan kaki itu.

Manfaatkan trotoar untuk berjualan
Manfaatkan trotoar untuk berjualan

Sebelumnya petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pemerintah setempat sudah mengeluarkan himbauan dan menertibkan pedagang karena akan ada penilaian dan penerimaan piala Adipura untuk kabupaten berjuluk Bumi Wali itu.

“Memang beberapa waktu lalu kami tertibkan, namanya PKL mas, dibiarkan beberapa hari saja mereka pasti sudah kembali dan berdagang lagi di trotoar,” ujar Kasat Pol PP Pemkab Tuban,Heri Muharwanto.

Heri menjelaskan, meski sebenarnya keberadaan PKL melanggar Perda, namun pemerintah tidak mau kaku. Sebab, pemerintah masih mencarikan solusi untuk keberadaan para pedagang itu. Diakui, pertengahan bulan lalu hingga ahir pekan lalu memang dilakukan penertiban,  karena pada ada penilaian dan penerimaan piala Adipura untuk Kabupaten Tuban.

“Tanpa itupun (penilaian adipura), secara berkala kami tertibkan para pedagang yang menempati trotoar. Kalau sekarang kembali berdagang di trotoar bukan berarti kami biarkan. Hanya saja pemerintah tidak mau kaku karena masih mencarikan solusi untuk mereka,”  papar Heri.

Heri menyampaikan, jika memang sudah ada solusi dari pemerintah kemudian muncul lagi pedagang, petugas baru akan melakukan tindakan secara tegas.

Seperti PKL yang ada di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Koesma Tuban, dan PKL yang ada di jalan AKBP Suroko (kawasan termminal Kebonsari) yang saat ini sudah diberikan tempat untuk berdagang.

”Kecuali jika sudah diberikan solusi, kok masih ada yang berdagang di situ ya kami tindak sesuai aturan yang ada,” tegas Heri.

Sementara itu, salah seorang pedagang di pinggir Jalan Diponegoro Kota Tuban, Candra, mengatakan, petugas Satpol PP memang memberikan himbauan kepada sejumlah pedagang yang ada di sepanjang jalan itu.  Mereka diminta libur berjualan karena ada penilaian Adipura. ” Katanya ada penilaian Adipura, makanya petugas menyuruh kami tidak berdagang beberapa hari lalu,” kata Candra. (kim)

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.