Perangkat Desa Keluhkan Turunnya Tunjangan

kotatuban.com – Perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tuban mengeluhkan tunjangan perangkat desa yang semakin menurun. Tunjangan perangkat desa di Kabupaten Tuban saat ini hanya Rp 900 ribu perbulan. Padahal sebelumnya tunjangan perangkat desa mencapai Rp 1,1 juta perbulan.
”Tunjangan kita sudah beberapa bulan ini turun Rp 200 ribu perbulan, tunjangan kita saat ini hanya Rp 900 ribu, padahal sebelumnya Rp 1,1 juta perbulannya,” terang Ketua PPDI Kabupaten Tuban, Akhmad Kolil saat dikonfirmasi kotatuban.com, Rabu (21/01) saat berada di gedung DPRD Kabupaten Tuban.
Menurut Akhmad Kolil, turunnya tunjangan perangkat desa ini sangat dikeluhkan oleh para perangkat. Terlebih, oleh perangkat desa yang desanya tidak memiliki tanah kas desa (TKD). ”Kalau desa memiliki TKD perangkatnya masih mendapatkan penghasilan tambahan dari situ, dan yang tidak ya hanya Rp 900 ribu itu perbulan,” tandasnya.
Sehingga, lanjut Kholil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban harus segera mengambil kebijakan terkait hal tersebut. Sehingga, jaminan kesejahteraan para perangkat desa ini terjamin. ”Kalau kita hanya dapatkan tunjangan Rp 900 ribu perbulan ya berat,” tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah perwakilan perangkat desa se Kabupaten Tuban mendatangi kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (Bapemas dan KB) Kabupaten Tuban yang berada di Jalan KH Mustain, Rabu (21/01). Kedatangan perangkat desa tersebut untuk menuntut peningkatan kesejahteraan.
Di kantor Bapemas dan KB para pamong desa tersebut bermaksud akan menemui Kepala Bapemas dab KB. Namun, Kepala Bapemas dan KB tidak ada ditempat. ”Bapak kepala saat ini tidak ada di kantor mas, sedang rapat di Pemda,” terang, salah satu pegawai Bapemas dan KB saat ditemui kotatuban.com.
Setelah dari Kantor Bapemas dan KB, para perangkat desa tersebut menuju ke Kantor DPRD Kabupaten Tuban, Jalan Letda Soecipto untuk hearing dengan Komisi A. Namun, gedung dewan juga dalam kondisi sepi karena para anggota dewan sedang kunjungan kerja (Kungker) ke Jakarta. ”Semua anggota dewan saat ini sedang kunjungan ke Jakarta,” ujar salah satu Staff skertariat DPRD Tuban. (duc)
Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.