Pesan Moral Anti Kekerasan Anak Dalam Bingkai Poster

image
Poster karya salah satu peserta lomba

kotatuban.com-Sambut peringatan hari anak sedunia, Kolaisi Perempuan Ronggolawe (KPR), mengajak seratus pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat membuat poster bertemakan menolak dan melawan kekerasan anak. Kegiatan itu sendiri dilaksanakan di Pujasera GOR Tuban, Kamis (19/11).

Direktur Koalisi Perempuan Ronggolawe, Nunuk Fauziah disela-sela kegiatan mengatakan, lomba menggambar poster anti kekerasan terhadap anak tersebut merupakan bagian dari langkah KPR dalam upaya mendorong pemerintah kabupaten, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban, lebih serius dalam penanganan kasus kekerasan anak yang masih cukup tinggi.

“Kami berharap lomba ini mampu merangsang pemerintah dan DPRD agar serius dalam penanganan kasus kekerasan anak,” terang Nunuk.

Selain itu, pemerintah dan DPRD juga diharap mampu mengimplementasikan undang-undang perlindungan anak nomor 35 tahun 2015 dan Perda Tuban perlindungan anak nomor 13 tahun 2013.

“Disitu sudah sangat jelas dan rinci disebutkan apa saja yang menjadi tanggungjawab pemerintah. Jika mereka membaca tentunya akan tahu, atau jangan-jangan mereka malah tidak punya undan-undangnya,” kata Nunuk.    

Selanjutnya, hasil poster yang dibuat para siswa mampu menjadi pesan publik untuk anak maupun untuk masyarakat umum sebagai bentuk penolakan dan perlawanan terhadap kekerasan anak yang didorong oleh pemerintah.

“Semoga ini mampu menjadi pesan publik sebaga bentuk perlawanan terhadap kekerasan anak,” tambahnya.

Adapun, peserta yang keluar sebagai pemenang, masing-masing juara satu Chaisar Baskara Jaya, pelajar SMPN 3 Tuban, juara kedua Ahmad Helmi Suryono SMAN 3 Tuban dan juara tiga, Tedi SMPN 1 Kecamatan Kerek. Seluruh peserta mendapatkan trophi, piagam dan uang pembinaan. (kim)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.