PPK Kebut Pelipatan Surat Suara Pilpres

Petugas lipat suara pilpres
Petugas lipat suara pilpres

kotatuban.com– Panitia Pamungutan Kecamatan (PPK) langsung melakukan pelipatan surat suara pemilihan umum calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2014, yang akan diselenggarakan pada 9 Juli mendatang. Jika tidak langsung dikebut dikhawatirkan waktunya tidak ngatasi. Padahal, surat suara itu baru mereka terima Rabu, 24 Juni kemarin.

Proses pelipatan surat suara seperti yang nampak dilaksanakan PPK Kecamatan Tuban. Sejak diterima, sejumlah pekerja bahkan sudah melipat suart suara yang jumlahnya sebanyak 64.126 ditambah dua persen surat suara cadangan untuk jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di kecamatan tersebut.

Ketua PPK, kecamatan Tuban, Sumilah megatakan, proses pelipatan langsung dilaksanaka sejak diterima dari KPUD kemarin. Hal itu dilakukan karena KPUD meminta laporan hasil sortir dan lipat, paing lambat lima hari setelah distribusi atau surat sura di terima PPK. “Waktunya cukup mepet mas, sementara tanggal 29 besok hasil harus sdah kita laporkan ke KPUD, makanya ini langsung kami mulai setelah diteria,” kata Sumilah.

Sumilah menjelaskan, dalam peipatan surat suara tersebut, pihaknya akan melibatkan sekitar sepuluh orang pelipat yang seluruhnya merupakan warga sekitar, selain anggota PPK sendiri yang akan membatu proses pelipatan itu.

“Kami akan melibatkan sekitar sepuluh orang, mudah-mudahan cepat diselesaikan. Ini juga tidak begitu rumit hanya dua kali lipatan, tidak seperti Pileg yang cukup lebar kertasnya,” jelas Sumilah.

Selama proses pelipatan dan sortir, Ketua PPK megaku belum menemukan kerusakan surat suara, sejauh ini seluruh suarat suara dalam kondisi baik, mulai kecerahan cetakan, maupun kerusakan lain seperti robek dan cacat ldikeetas suara ainya tidak ditemukan. jika ditemukan kerusakan pihaknya akan langsung melaporkan kerusakan itu ke KPUD agar cepat mendapatkan gantinya.

“Inikan baru sedikit mas, jadi belum ditemukan kerusakan, mudah-mudahan tidak ada kerusakan sampai selesai,” katanya.

Sementara itu, terkait biaya pelipatan Rp50 per lembar, dikatakan Sumilah, sudah tidak ada masalah. Pekerja pelipat suara juga tidak keberatan dengan jumlah tersebut, dan siap menyelesaikan pelipatan tepat waktu. “Ya tidak ada masalah, bisa dilihat sendiri, petugas pelipat menyanggupinya,” pungkas Sumilah. (kim)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.