Reses, Ketua Dewan Kumpulkan Ratusan Guru

kotatuban.com – Pada kegiatan reses atau jaring aspirasi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban Miyadi, mengupulkan sekitar 450 guru dari Kecamatan Kerek dan sekitarnya. Kegiatan yang digelar di SDN Wolutengah 1, Kecamatan Kerek tersebut diikuti guru dari Kelompok Bermain (KB), TK, hingga SD.

Ketua DPRD Tuban, Miyadi mengatakan, kegiatan jaring aspirasi masyarakat  pihaknya sengaja mengundang ratusan guru. Tujuannya untuk menggali persoalan pendidikan yang tengah dihadapi para pendidik saat ini. Sehingga mendengar secara langsung keluhan para pendidik, untuk mencari solusi secara tepat.

”Kami sengaja berkumpul dan bersilaturahmi dengan para tenaga pendidikan untuk menjaring aspirasi secara keseluruhan. Kami ingin mendapatkan masukan dari para tenaga pendidikan, yang begitu komplek permasalahanya secara langsung, selanjutnya akan diperhatikan secara khusus,” ungkapnya.

Lebih lanjut politisi PKB tesebut mengatakan, bahwa hasil dari jaring aspirasi dari para guru tersebut akan menjadi bahan pertimbangan, dan akan disampaikan ke pada Pemerintah Daerah, agar persoalan yang membelit para guru segera dapat terselesaikan dengan baik. Beberapa persoalan itu diantaranya kurangnya tenaga guru di tingkat SD, kesejahteraan guru dan tidak kalah penting adalah masalah sertifikasi guru.

”Kekurangan guru ini yang akhirnya diselesaikan dengan adanya PTT dan GTT. Namun, persoalan barunya, mereka belum mendapatkan gaji secara khusus dan layak. Ini yang akan kami selesaikan bersama pemerintah karena mereka juga memiliki andil besar dalam rangka mencerdaskan bangsa,” tandasnya.

Ditempat yang sama Sutiarsih, perwakilan Guru, Kelompok Bermain (KB) atau PAUD Permata Bunda, Desa Padasan, Kecamatan Kerek, mengatakan, beberapa hal sudah disampaikan kepada Ketua Dewan, diantaranya soal kesejahteraan guru, kesamaan hak sertifikasi, tentang insentif dan pemerataan kuota.

”Selama ini untuk guru dari Kelomok Bermain belum bisa sertifikasi tetapi kalau Taman Kanak Kanak sudah. Selain itu soal kesejahteraan atau insentif, saat ini kami per bulan hanya 100 ribu, harapanya ada kenaikan yang layak,” pungkasnya. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban