SBY Batal Kunjungi PPI, Nelayan Kecewa

Presiden SBY lambaikan tangan saat melintas di kota Tuban
Presiden SBY lambaikan tangan saat melintas di kota Tuban

kotatuban.com – Presiden Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) batal mengunjungi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), yang berada di Desa Bulu Jowo, Kecamatan Bancar. Sebelumnya, Presiden SBY saat berada di Kabupaten Tuban dijadwalkan akan mengunjungi PPI dan peternakan sapi Wahyu Utama yang berada di Desa Sukolilo, Kecamatan Banjar.

Namun, kunjungan presiden tersebut hanya dilakukan di peternakan sapi Wahyu Utama saja. Pasalnya, Presiden SBY masih harus melakukan kunjungannya di Kudus dan Semarang Jawa Tengah. ”Waktunya tidak ada sehingga di PPI dibatalkan hanya di Peternakan Wahyu Utama saja,” ujar Kabag Humas dan Media Kabupaten Tuban Teguh Setyobudi, Kamis (13/3).

Terpisah, Muhammad Hakam salah satu warga Desa Bulu Jowo merasa kecewa Presiden SBY tidak jadi berkunjung ke PPI. Padahal, sudah banyak masyarakat Desa Bulu Jowo yang menunggu kedatangan pemimpin Indonesia tersebut. ”Kita kann juga ingin melihat presiden secara langsung dan jarak dekat. Karena selama ini kita hanya bisa melihat dari televisi atau koran saja,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengunjungi peternakan sapi Wahyu Utama, Kamis (13/3). Peternakan yang berada di Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar tersebut menjadi tujuan Presiden SBY setelah sebelumnya berkunjung di Wisata Bahari Lamongan (WBL).

Rombongan SBY datang di peternakan sapi tersebut sekitar pukul 12.00 WIB. Selanjutnya, Presiden yang didampingi oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, Menteri Sekertaris Negara Sudi Silalahi, Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan, Bupati Tuban Fathul Huda, dan pejabat lainnya, melakukan peninjauan terhadap peternakan Wahyu Utama. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.