Simulasi Bencana Industri Habiskan Anggaran Rp 294 Juta

Petugas saat meengvakuasi warga
Petugas saat meengvakuasi warga

kotatuban.com – Simulasi penanggulangan bencana kegagalan industri yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, dengan operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Blok Tuban menghabiskan anggaran Rp 294 juta. Selain tiu juga melibatkan 225 orang warga Desa Rahayu, Kecamatan Soko.

Dalam simulasi tersebut selain melibatkan masyarakat, simulasi tersebut juga melibatkan semua instansi mulai BPBD, TNI, Polri, PMI, dan beberapa SKPD Kabupaten Tuban. Sedangkan, pada simulasi tersebut menelan anggaran sebesar Rp 294 juta. Anggaran tersebut, ditanggung sepenuhnya oleh operator, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ).

”Untuk anggaran simulasi bencana kegagalan industri ini sebesar 294 juta rupiah,” terang Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiyono, saat ditemui kotatuban.com, di lokasi simulasi  lapangan losari, Desa Rahayu, Kamis (25/09).

Menurutnya, simulasi kali ini tidak hanya dilakukan perusahaan dan BPBD saja. Tetapi langsung melibatkan sekitar 225 masyarakat dari ring 1, TNI, Polri, jajaran Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), maupun melibatkan unsur lain yang memungkinkan. ”Untuk SKPD, khusus kita libatkan karena harus ada kesepahaman melakukan penanganan bencana sesuai dengan tugas masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, Field Admint Superintendant JOB PPEJ, Hananto Aji, membenarkan kalau anggaran simulasi penanganan bencana ini ditanggung sepenuhnya perusahaan. ”Kita siapkan anggaran sesuai kebutuhan lah, Mas,” kata Hananto melalui ponselnya.

Dia menegaskan, kalau perusahaan dimungkinkan akan melakukan simulasi dan penganggaran dibidang penanggulangan bencana kegagalan industri ini secara rutin. Tetapi anggaran yang digunakan adalah anggaran khusus, bukan anggaran untuk CSR. ”Ini pakai anggaran khusus, bukan anggaran  untuk CSR,” pungkasnya. (duc)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.