Tak Dapat Masker Gunakan Sobekan Kertas

kotatuban.com – Turunnya hujan debu letusan gunung Kelud yang dirasakan warga Tuban menyebabkan    beberapa apotik di Kabupaten Tuban kehabisan stok masker. Sejak pagi, warga yang beraktifitas langung memburu pelindung pernafasan itu agar tidak menghirup debu vulkanik gunung Kelud, Jumat (14/2)

Berdasarkan pantauan kotatuban.com, sebanyak 6 apotik di wilayah Tuban Kota mengaku tidak memiliki stok masker. Diantaranya apotik Daya Farma, apotik Mitra, apotik Doa Sehat, apotik Ronggolawe, apotik Veteran, dan apotik koperasi Kodim. ”Stoknya habis mas,” ujar apoteker Daya Farma yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, Tuban, Anik (35), kepada kotatuban.com.

Apotik kehabisan masker
Apotik kehabisan masker

Lebih lanjut Anik mengatakan, stok masker di apotik tersebut sebenarnya sudah memiliki stok yang cukup banyak. Stok masker di apotik tersebut sebenarnya untuk satu minggu. Namun, sejak pagi tadi banyak warga yang mencari masker. Sehingga stok di apotik tersebut habis. ”Biasanya stok itu untuk satu minggu. Sejak tadi pagi banyak yang beli jadi langsung habis,” lanjutnya menjelaskan kenapa stok masker bisa habis.

Sehingga, kondisi tersebut membuat banyak warga kebingungan. Mereka membutuhkan masker untuk melindungi hidung, tapi kesulitan mendapatkannya. Bahkan, tak jarang ada yang terpaksa menutup hidung menggunakan sobekan kain kaos.

“Keliling kemana-mana cari masker di apotik habis. Ini mau cari lagi soalnya banyak tetangga dan teman pesan karena debu Gunung Kelud,” jelas seorang warga, Edy Purnomo, yang sedang mencari masker.

Bukan hanya itu, sejumlah sekolah di pelosok desa justru menggunakan kertas yang diberikan tali karet agar tidak menghirup udara berdebu secara langsung. “Sekolah saya kand i pelosok desa, ya tidak ada yang jual masker. Anak-anak menutup hidungnya dengan sobekan kertas yang ditali gelang karet, “ terang Nita Purwaningsih, guru SDN di wilayah Montong. (duc/kim)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.