Tanggul Sungai Jambon Kembali Jebol

kotatuban.com – Hujan lebat di daerah Kecamatan Grabagan dan Semanding, pada Jumat (12/11) malam, membuat sungai Jambon di Desa Sumurgung , Kecamatan Tuban tidak mampu menahan derasnya air dari daerah selatan itu. Akibatnya beberapa titik tanggu jebol dan airnya membanjiri persawahan serta pemukiman disejumlah desa di Kecamatan Merakurak, seperti Tahulu, Kapu dan Mandirejo.

“Semalam puluhan rumah dan sawah di desa terdampak terendam, kini air sudah surut,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, Sabtu (12/11).

Joko menjelaskan, terdapat dua titik tanggul Jambon yang jebol akibat gerusan air. Selain beberapa sisi tanggul lainya juga mengalami kritis. Titik pertama jebol sepanjang 1,5 meter, titik ke dua 2 meter dan titik ke tiga yang merupakan tanggul kritis sepanjang kurang lebih 20 meter.

“Kami sudah berkordinsi dengan PU dan saat ini tim BPBD juga sudah melakukan pengecekan bersama,” jelas Joko..

Seperti diketahui, sebgai upaya pe cegahan banjir luapan sungai Jambon, pemerintah telah menggelontorkan anggaran Rp 4,6 miliar untuk perbaikan sungai Jambon. Anggaran tersebut dalam waktu empat bulan akan dioptimalkan untuk penabfan Jambon.

Beberapa langkah yang direncakan Pemkab diantaranya, pelebaran Sungai Jambon yang semula 1,5 dibuat empat meter. Hal ini diselaraskan dengan kondisi hulu yang memiliki lebar selitar 8 meter.

Sesuai peta, pelebaran sungai mencapai satu kilometer dengan anggaran Rp 3 miliar. Mulai jembatan Sungai Jambon hingga belakang kantor Koramil Kecamatan Merakurak. Untuk jalur drainase dari Koramil ke utara sudah aman hingga Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu.

Berikutnya dengan pembuatan Sodetan di Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak. Langkah ini dianggarkaan Rp 1 miliar dengan panjang 600 meter dan lebar dua meter. (kim)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.