Terendam ‎Banjir, Sekolah Diliburkan

image
Sekolah pun kebanjiran

kotatuban.com – Akibat direndam banjir Madrasah Ibtiakiyah (MI) Salafiyah Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak meliburkan muridnya. Seluruh ruang belajar maupun guru tergenang air sejak Selasa (3/2) dini hari.

”Ya, kita terpaksa meliburkan siswa, karena air masuk ke dalam kelas dan ketinggian air hingga selutut orang dewasa. Bahkan, tadi ada siswa yang berangkat tapi kita suruh pulang,” terang, salah satu guru MI Salafiah Mandirejo, Junaedi (34) kepada kotatuban.com, Rabu (04/02).

Menurutnya, jika dipaksakan tetap untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar juga akan percuma. Pasalnya, kegiatan belajar mengajar tiak akan efektif.

”Bagaimana bisa efektif kalau siswa belajar dengan basah-basahan. Saya berharap pemerintah segera turun tangan untuk menghentikan banjir ini, supaya hal ini tidak berlarut-larut,” harapnya. 

Berbeda dengan MI Salafiyah Mandirejo yang meliburkan muridnya, PG-RA Muslimat NU Salafiyah Desa Mandirejo tetap memasukkan anak didiknya.

”Kita sengaja tidak meliburkan anak-anak mas, karena sudah sering libur gara-gara banjir,” terang, Kepala Sekolah PG-RA Muslimat NU Salafiyah Desa Mandirejo, Maria Tulkibtiyah, kepada kotatuban.com.

Menurutnya, sekolah yang berlokasi di tepi sungai Mandirejo itu menjadi langganan banjir. Hampir setiap hujan deras mengguyur wilayah perbukitan kapur, maka dapat dipastikan banjir merendam sekolah tersebut.

”Selama musim hujan ini sudah tujuh kali. Meski daerah sini nggak hujan, tapi kalau daerah atas sana hujan, ya sini pasti banjir,” jelasnya.

Diharapkan ada upaya pemerintah daerah untuk mengatasi banjir yang terus melanda Desa Kapu dan Desa Mandirejo. Pasalnya banjir yang merendam jalan-jalan desa membuat aktifitas warga terganggu. Tak jarang mereka harus mendorong motor karena mogok kemasukan air. (duc)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.