Toko Buku Kebanjiran Pesanan Buku KTSP 2006

image

kotatuban.com-Diberlakukannya kembali Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 membawa berkah tersendiri bagi toko buku. Banyak sekolah dan pelajar yang mencari buku panduan KTSP memasuki semester genap tahun ajaran 2014/2015. Merekapun kebanjiran order setelah ketetapan pemerintah tersebut.

“Banyak Orderan namun sayang, karena banyak juga buku yang terlanjur ditarik oleh penerbit, ahirnya tidak semua pesanan dapat dilayani, semisal 10 pesanan hanya 50 persen yang tersedia,”  ujar Soleh Ilham, pemilik Toko Duta Ilmu, Jalan Diponegoro Tuban, Jumat (16/1).

Ilham menjelaskan, setelah ketetapan pemerintah mengembalikan K13 kekurikulum KTSP, permintaan buku pelajaran meningkat tajam. Pada semester sebelumnya (masih K13) seluruh buku panduan disediakan pemerintah melalui sejumlah penerbit.

“Kami memang menyediakan buku panduan KTSP, namun pada dasarnya buku panduan disediakan pemerintah. Makanya setelah K13 dibatalkan banyak sekali yang pesan ,” jelas Ilham.

Disampaikan Ilham, tidak hanya buku mata pelajaran atau penunjang mata pelajaran, seperti Bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan IPS  yang banyak dipesan sekolah maupun pelajar, namun juga buku lembar kerja siswa (LKS).

“Ini baru saja ada yang menanyakan LKS ke saya mas,”  kata Ilham sambil menunjukan pesan singkat di ponselnya yang berisi permintaan buku dari pelanggan.

Ilham Berharap, jika pemerintah berencana menerapkan sistem pendidikan baru,  minimal satu tahun ajaran sudah ada distribusi buku. Sebab perubahan sistem yang mendadak dapat dipastikan akan berdampak pada buku stok lama yang tidak laku dan merugikan pemilik toko pnyedia buku.

“Harapan kami jika pemerntah aka menerapkan sistem baru, minimal satu tahun ajaran sudah disiapkan. Tidak seperti sekarang, ini buku lama sudah ditarik penerbit, sekarang kembali lagi sistem lama, makanya pesanan juga banyak yang tidak terpenuhi, ” imbuh Ilham. (kim).

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.