Tongkang Terdampar di Pantai Jadi Tontonan

Pelajar bersama warga tonton tongkang terdampar
Pelajar bersama warga tonton tongkang terdampar
kotatuban.com– Kapal tongkang pengangkut batu bara yang baru saja bongkar muatan di pelabuhan Semen Indoneaia, terseret ombak dan terdampar di pantai kawasan Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Pemandangan itu menjadi tontotan tersendiri bagi warga sekitar. Bahkan, sejumlah pelajar juga emnyempatkan diri menonton kapal tongkang tersebut.

Menurut keterangan warga sekitar, tongkang dengan berat ribuan ton tersebut berlabuh di pelabuhan Semen Indonesia sekitar empat hari lalu. Usa melakukan bongkar, kapal akan kembali ke tengah laut, namun, saat kapal tak boat yang menarik tongkang itu baru bergeser dari pelabuhan terjadi masalah. Tingginya gelombang yang diperkirakan mencapai empat meter kemudian mendorong tak boat dan juga tongkang hingga bibir pantai.

“Selesai bongkar muatan di Pelabuhan Semen Indonesia, kapal penarik tongkang ada masalah sehingga dua-duanya terdampar di pantai,” terang Kacung (46), warga Desa Sobontoro.

Kacung mengatakan, sesaat setelah terdampar, petugas kapal juga terlihat beeusaha memisahkan kapal penarik dengan tongkangnya. Setelah masalah teratasi tongkang tersebut ditinggalkan dan menjadi tontonam warga sekitar serta sejumpah pelajar untuk berfoto ria.

“Saat itu tali penarik tak boat dengan tongkang juga terbelit, petugas terlihat berusaha mencopot sambungan tongkang dengan kapal boat, namun baru kemaren sepertinya berhasil,” lanjut Kacung.

Sememtara itu warga lain bernama Kurdi (45), tongkang teraebut sudah empat hari ini terdampar, sejak saat itu tongkang tanpa muatan itu dibiarkan karena evakuasi masih menunggu air laut pasang.

“Kalau kata petugasnya, menunggu laut pasang dulu, biar dapat ditarik lagi dengan kapal boatnya,” katanya.

Hingga hari ini, kapal tongkang itu masih terdampar di pantai Desa Sobontoro, Tambakboyo dan belum dievakuasi oleh petugas maupun pihak perusahaan pemilik tongkang itu. (kim)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.