Wabup Sayangkan Kampanye Hitam

Wabup Tuban Noor Nahar Husein
Wabup Tuban Noor Nahar Husein

kotatuban.com-Wakil Bupati (Wabup) Tuban, Noor Nahar Husein, menyayangkan aksi Black Campaign (kampanye hitam)  yang dilakukan oknum tetentu melalui tabloid Obor Rakyat yang mendiskreditkan salah satu calon presiden. Apalagi kampanye melalui tabloid yang sarat dengn fitnah itu dilakukan di masjid dan pesantren.

“Kami menyayangkan aksi kampanye hitam itu, apalagi jelas mengarah kepada salah satu calon,” ujar Noor Nahar.

Noor Nahar yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga meminta, agar tabloid yang sudah dikirimkan ke sejumlah masjid dan pesantren itu tidak disebarkan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Kami minta pesantren maupun pengurus masjid yang menerima tabloid itu jangan disebarkan, agar tidak meresahkan,”  kata Noor Nahar.

Dia menghimbau kepada warga Tuban untuk tidak terpengruh terhadap fitnah yang mengarah kepasa salahsatu calon presiden. Biar bagaimanapun, kata Noor Nahar, dua calon presiden yang akan maju dalam pencalonan itu adalah putra terbaik bangsa Indonesia yang semestinya dipilih seecara demokratis dan baik, tanpa kampanye hitam apalagi diwarnai dengan statemen saling menjatuhkan dan fitnah.

“Ini adalah saatnya demokrasi bagi rakyat, jangan sampai kondusifitas itu rusak gara-gara peredaran tabloid itu. Mari kita pilih calon sesuai hati nurani,” himbau Wabup.

Sementara itu, sebagai politisi asal partai PKB yang merupakan salah satu parpol koalisi, Wabup sendiri mengaku tidak akan terlibat dalam kampanye pemilu presiden (Pilpres) besok.

“Saya pribadi tidak akan ikut kampanye, namun, sebagai orang partai tetap saya akan mengikuti intruksi pimpinan tingkat pusat,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tabloid Obor Rakyat dikirim ke sejumlah pesantren dan masjid di Tuban. Tabloid yang berisi menyudutkan pasnagan Jokowi-JK maupun PDIP itu kini sudah diamankan Panwascab Tuban. (kim)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.