Warga Tuntut PLTU Pecat Manager PJB

kotatuban.com – Demostran menuntut pihak Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Awar-awar untuk memecat Manager Pembangkit Jawa Bali (PJB) Bambang. Pasalnya, demostran menganggap bahwa Bambang bertindak arogan.

Warga minta PLTU pecat manager PJB
Warga minta PLTU pecat manager PJB

Koordinator Aksi, Suwito saat dikonfirmasi kotatuban.com, Selasa (11/2) mengatakan, bahwa Bambang lebih mengutamakan orang luar sebagai tenaga kerja proyek PLTU tersebut dari pada orang lokal. Sehingga, manger PJB tersebut perlu diganti dengan orang lain yang bisa mengakomodasi masyarakat lokal.

”Pemecatan Bambang tersebut menjadi salah satu tuntutan kami. Selain, menuntut PLTU untuk memperkerjaan warga ring 1 yang terdiri dari warga Desa Wadung, Beji, Rawasan, Mentoso, dan Desa Wadung,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, warga dari lima desa yang ada di Kecamatan Jenu melakukan aksi demonstrasi, Selasa (11/2). Protes warga tersebut dilakukan dengan cara menutup akses jalan masuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Awar-awar Desa Wadung, Kecamatan Jenu. Sehingga, para pekerja proyek tidak bisa masuk di area proyek PLTU tersebut.

Aksi unjuk rasa tersebut menuntut agar Pembangkit Jawa Bali (PJB) yang mengerjakan proyek PLTU Tanjung Awar-awar segera hengkang dari proyek tersebut. Selain itu, demonstran juga menilai PJB lebih mengutamakan tenaga kerja dari luar daerah dari pada tenaga lokal. Padahal, warga menilai banyak masyarakat lokal nyang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) mumpuni untuk mengerjakan pekerjaan proyek tersebut. Sehingga, seharusnya pekerjaan proyek tersebut diserahkan warga lokal. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.