Sosialisasikan Pemilu, ABI Gelar Wayang Kulit

kotatuban.com– Kesibukan untuk mensukseskan Pemilihan Umum Legeslatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tidak hanya dilakukan penyelenggaran Pemilu saja. Namun, kalangan budayawan juga merasa terpanggil untuk ikut mensukseskan Pileg maupun Pilpres.

Wabup Tuban Noor Nahar Hussein saat membuka pagelaran wayang Pemilu di Tuban
Wabup Tuban Noor Nahar Hussein saat membuka pagelaran wayang Pemilu di Tuban

Seperti yang dilakukan para budayawan yang tergabung dalam Yayasan Adi Budaya Indonesia (ABI) juga tengah sibuk mensosialisasikan Pileg maupun Pilpres dengan menggelar wayang kulit.

“Meski ini ada kaitannya dengan Pemilu, tapi, tidak ada pesan politik untuk memilih partai atau caleg tertentu. Ini murni sosialisasi untuk memberikan motivasi warga agar tetap menggunakan hak pilihnya,”terang Ketua Yayasan ABI, Budi Sojarwo.

Yayasan peduli kebudayaan yang berpusat di Tulungagung, Jawa Timur itu menggelar wayang kulit keliling di sejumlah kota di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Ditambahkan Budi Sujarwo, wartawan salah satu media di Jakarta yang sejak muda menggeluti kebudayaan menjelaskan, di Jawa Timur ada 19 kota yang dijadikan sasaran untuk menggelar wayang Pemilu. Sementara di Jawa Tengah ada 13 kota dan Jawa Barat 16 kota.

“Kami terus keliling untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya mensukseskan Pemilu melalui wayang. Setelah ini kami sosialisasi masalah Preseden, karena Pileg sudah selesai,” tandas wartawan yang pernah bertugas di Tuban ini saat ditemui sebelum menggelar wayang di Bojonegoro, Senin (31/3).

Untuk menggait pengunjung, pagelaran wayang semalam suntuk itu juga membagikan kupon hadiah bagi pengunjung.

Kupon itu kita undi dan yang beruntung dapat hadiah utama berupa sepeda motor, selain juga ada beberapa hadiah hiburan,” tambahnya.

Sementara itu menurut Jono Sakiran warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, KabupatenTuban mengaku lebih paham masalah Pemilu saat menontonwayang dibanding ketika sosialisasi di balai desa.

“Saya malah lebih paham sekarang, soalnya bahasanya lebih mudah saya mengerti,” tuturnya dengan bahasa jawa. (ros)

 

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.