Diduga Selingkuhi Istri Orang, Lelaki Itu Tersungkur Akibat Tusukan

kotatuban.com– Nasib sial dialami oleh Sp, warga Kelurahan Mondokan, Kecamatan Kota, Tuban . Lelaki itu ditusuk oleh suami seorang guru, yang diduga menjadi selingkuhanya selama ini, Senin (28/04). Akibat penusukan itu, korban megalami luka sayatan cukup parah di bagian perut, hingga harus dilarikan kerumah sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Koesma Tuban.

Menurut keterangan warga,  sebelum peristiwa penusukan tersebut terjadi, ada seseorang yang datang mengendarai kendaraan bermotor, di rumah kontrakan korban  Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban.

Pelaku kemudian menghampiri korban dan langsung menusuk perut korban. “Awalnya yang nusuk itu datang bawa motor, kemudian sempat ngobrol dengan korban. Setelah itu langsung terdengar suara minta tolong, saya sendiri tidak tahu pasti kejadianya, karena saya sedang aktifitas,” terang Endang Setyorini (43), tetangga kontrakan korban

Menurut Endang, korban yang dalam kondisi luka parah tersebut selanjutnya berlari keluar rumah sambil berteriak meminta tolong. Sementara itu,  pelaku masih mengejar korban.  namun setelah melihat korban tersungkur di pinggir jalan raya, pelaku langsung pergi menggunakan sepeda motornya. Karena luka korban yang terlalu parah, warga sempat tidak berani menolong,  sampai akhirnya petugas datang dan membawa korban ke RSUD Koesma Tuban.

“Tadi waktu korban lari terus dikejar oleh pelaku, saat sampai jalan raya baru pelaku pergi,” lanjut ibu-ibu rumah tangga tersebut

Informasi yang diperoleh kotatuban.com di lapangan, motif penusukan tersebut diduga karena pelaku cemburu kepada istrinya yang diduga berselingkuh dengan korban. Pelaku yang tidak terima istrinya diselingkuhi akhirnya mendatangi rumah kontrakan  korban, lantas menusuknya.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr R Koesma Tuban akibat luka yang cukup parah. Di sisi lain, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas  kasus ini. (kim)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.