Hari Tenang Puting Beliung Malah Mengamuk

Ambruk diterjang putingt beliung
Ambruk diterjang putingt beliung

kotatuban.com – Dimasa tenang bagi warga Maibit, Kecamatan Rengel malah tidak bisa tenang. Sebab, di wilayah itu diterjang puting beliung yang memporak-porandakan rumah warga setempat, Senin (7/4).

Akibat, terjangan puting beliung tersebut dua rumah rusak berat dan puluhan rumah warga lainnya rusak ringan.

Sedikitnya tiga rumah ambruk rata dengan tanah dan belasan lainnya rusak parah setelah diterjang ngin puting beliung disertai hujan lebat yang terjadi di wilayah Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban kemarin petang.

Data yang berhasil dihimpun kotatuban.com, dua rumah yang ambruk rata dengan tanah tersebut berada di Desa Maibit, Kecamatan Rengel. Selain ambruk sejumlah rumah juga rusak bagian atapnya lantaran diterjang puting beliung tersebut. Rumah yang rata dengan tanah itu adalah milik Siswanto (30) dan rumah milik Sahat (35), keduanya warga desa setempat. Beruntung saat kejadian angin puting beliung itu pemilik rumah sedang tidak berada di dalam rumah, sehingga berhasil selamat.

”Anginnya itu tiba-tiba datang dari arah barat dan kenceng sekali mas, angin itu juga disertai dengan hujan. Dan angin itu juga tidak lama, paling anginnya hanya sekitar 5 menit. Tapi sudah merusak puluhan rumah warga,” terang Siswanto, salah satu korban puting beliung yang rumahnya ambruk itu.

Menurutnya, saat terjadi puting beliung tersebut sejumlah warga langsung panik dan langsung keluar dari rumah masing-masing. Karena puting beliung tersebut selain merusak rumah warga juga menumbangkan sejumpalah pepohonan.

”Alhammdulillah tidak ada ada orang yang sampai tertimpa rumah atau pohon yang roboh akibat angin tersebut,” tandasnya.

Lebih lanjut Siswanto mengatakan, meski banyak rumah warga yang mengalami kerusakan belum ada bantuan apapun untuk korban puting beliung tersebut. Baik, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban maupun dari pihak lainnya. ”Hingga saat ini belum ada bantuan apapun. Cuma ada dari pihak desa yang melakukan pencatatan apa saja yang rusak,” tandasnya. (duc)

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.