Menunggu Bedug Maghrib Sambil Main Bola di Pantai

Main bola di pantai menunggu buka puasa
Main bola di pantai menunggu buka puasa

kotatuban.com-Banyak cara yang dilakukan kaum muslim saat menunggu datangnya buka puasa. Salah satunnya memanfaatkan pantai untuk main bola. Apalagi saat ini tengah musim surut, sehingga pantai sangat luas. Salah satu pantai yang menjadi faforit untuk main bola, yakni, patai Gerdu Laut di Kelurahan Karangsari, Jl RE Marta Dinata, KotaTuban.

Sejuk suasana pantai di sore hari menjadi daya tarik tersendiri bagi warga untuk menghabiskan waktu sambil becengkerama bersama saudara maupun sahabat. Selain itu ada juga yang memanfaatkan tanah lapang di pantai yang sedang surut untuk bermain sepak bola.

Yogi (26) warga Kelurahan Karangsari mengatakan, setiap sore pantai tersebut selalu ramai, dipadati warga yang menunggu beduk maghrib, ada yang sekedar duduk di trotoar tepat di sisi pantai, ada juga yang bermai bola.

“Setiap sore selalu ramai seperti ini mas, biasanya mulai jam setengal lima, sampai maghrib tambah ramai lagi,” kata Yogi.

Dikatakanya, pantai Karangsari, atau lebih sering disebut warga Gerdu Laut tidak hanya dinikmati oleh warga Tuban saja, pengendara yag melintas juga tidak jarang mampir dan berhenti menikmati suasana pantai di sore hari menjelang berbuka. Hal itu terlihat dari banyaknya kendaraan, baik roda dua maupun roda empat yang parkir di pinggir jalan.

“Tidak hanya penduduk lokal,  pengendara yang melintas juga ikut andil menikmati suasana pantai di sore hari, sehingga pantai ini ramai kendaran baik roda dua maupun roda empat,” sambung Yogi.

Ditambahkan Yogi, menikmati suasana pantai di sore hari cukup menyenangkan, sehingga tanpa terasa waktu berbuka sudah tiba, waktu pun terasa lebih cepat.

Padatnya pengunjung pantai Gerdu Laut ini juga dimanfaatkan sejumlah pedagang untuk menjual makanan berbuka puasa (takjil). Mereka menjual aneka makanan berbuka, mulai es kelapa muda, bakso, dan beberapa jenis makanan lainnya.

“Sebagian pengunjung sengaja berbuka di pantai ini, dengan menikmati es kelapa muda, mupun minuman lainya yang dijual pedagang di sekitar pantai, makanan seperti bakso juga ada,” terang Yogi.

Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, berkisar Rp3.000 hingga Rp6.000 per porsi.

Sayangnya pantai Gerdu Laut belum  dilengkapi fasilitas umum penunjang, seperti toilet umum dan tempat sampah, sehingga tidak jarang lokasi tersebut dijumpai sampah yang berserakan dan warga yang buang air kecil sembarangan. (kim)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.