Mobil Antar Jemput Siswa Seruduk Pagar Rumah

Menghindari tabrak mobil truk ini malah terguling
Menghindari tabrak mobil truk ini malah terguling

kotatuban.com – Mobil minibus nopol L 300 S 8116 EP  antar jemput yang ditumpangi siswa Madrasah Ibtidaiyah Matholibul Huda, Jenu, nyaris bertabrakan dengan truk box di jalur pantai utara (pantura) KM 10 Desa Beji, Kecamatan Jenu, Rabu (27/07)

Seorang saksi mata kejadian tersebut, Imam Basori mengungkapkan, kejadian tersebut berawal dari minibus yang dikemudikan M Arifin (30) warga warga Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu membawa belasan siswa keluar dari gang mau menyeberang jalan.

Di saat yang sama, truk box berkecepatan tinggi melaju dari arah Surabaya ke Semarang. Sopir truk, Ade Surya Indra (30) warga Pasuruan membunyikan klakson berkali-kali, dipekirakan untuk memberi peringatan kepada Arifin.

“Mungkin sopir mobil siswa (minibus N 8411 GE) kaget. Dia membanting stir mobil ke kiri lalu menabrak pagar rumah. Sedangkan sopir truk menginjak rem sekuat-kuatnya dan terguling (berjarak sekitar 40 meter dari gang)” ujar Imam saat ditemui di lokasi kecelakaan.

Di dalam mobil minibus itu, ada seorang anak Imam yang diikutkan antar jemput mobil. Kehadiran Imam di dekat lokasi kecelakaan awalnya ingin menjemput anaknya karena dirasa pulang terlambat.

“Tadi saya melihat anak saya seperti ketakutan karena dia duduk di kursi depan sebelah sopir,” ujarnya.

Imam menambahkan, tak lama ini, seorang penjual tahu meninggal dunia usai ditabrak mobil box di sekitar lokasi kecelakaan yang terjadi saat ini. Warga sekitar sudah mengajukan kepada pemerintah kabupaten supaya memberi lampu lalu lintas, namun, hinggasekarang belum ada persetujuan dari pihak berwenang.

Sopir truk, Ade mengaku terkejut ketika melihat minibus keluar secara tiba-tiba dari gang. Ia pun membunyikan klakson agar sopir minibus menghindar. Saking kuatnya menginjak rem, truk yang berencana ke Semarang itu terguling.

Sementara itu, Kanit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Tuban, Iptu Nungki Sambodo mengatakan, tak ada korban jiwa maupun luka dari kecelakaan tersebut. Namun, ada total kerugian akibat kecelakaan sekitar Rp 50 juta.

“Sopir mobil milik yayasan Matholibul Huda keluar (dari gang) tanpa memperhatikan lalu lintas  menghalangi  pengendara truk box yang melaju kecepatan sekitar 70 sampai 80 kilo meter per jam. Sopir truk ini berusaha menghindari minibus,” katanya. (yit)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.