Petani Tewas Tersambar Petir

kotatuban.com – Hendaknya kita lebih hati-hati saat membawa barang elektronik seperti Hand Phone (HP) atau ponsel. Apalagi saat musim hujan dan banyak petir. Seperti halnya dialami Sunandar (32), warga Desa Mrutuk, Kecamatan Widang. Ia meninggal dunia dilokasi kejadian karena tersambar petir ketika hendak pulang dari sawah di desa setempat.

”Korban meninggal dilokasi kejadian, dimana korban kesambar petir. Dan jasad korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” terang , Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Joko Ludiono, Senin (13/11).

Kejadian nahas tersebut bermula saat korban hendak pulang kerumah dari sawah miliknya. Saat pulang kondisi cuaca sedang mendung dan akan turun hujan, Minggu (12/11) sore, sekitar pukul 15.00 Wib. Ketika perjalanan menuju rumah, korban juga membawa cangkul dan ponsel dalam kondisi masih menyala. HP tersebut ditaruh diatas kepala korban dengan ditutupi topi.

Apesnya dalam perjalanan pulang, korban disambar petir dan langsung meninggal dilokasi kejadian. Warga sekitar yang mengetahui kondisi korban langsung minta tolong kepada warga lainnya.

”Menurut keterangan saksi, korban ditemukan sudah tergelatak meninggal dipematang sawah,” beber Joko Ludiono.

Korban meninggal dunia dalam Kondisi pakaiannya robek dan kulit dibagian tangan gosong akibat tersambar petir. Selanjutnya, korban dibawa pulang untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama anggota dan tim medis.

”Kita menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati jika membawa barang elektronik apalagi pada musim hujan dan banyak petir,” pungkasnya. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban