Mahasiswa Tuntut Yayasan PGRI Copot Rektor

Mahasiswa saat demo di Yayasan PGRI Tuban
Mahasiswa saat demo di Yayasan PGRI Tuban

kotatuban.com – Sejumlah mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban mendesak kepada Yayasan Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP- PT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tuban untuk mencopot Rektor Unirow, Hadi Tugur.

Pencopotan Rektor Unirow tersebut terdapat pada salah satu poin tuntutan mahasiswa kepada yayasan. Selain itu, mahasiswa juga menuntut agar yayasan segera bertindak untuk memulihkan kembali kondisi Unirow pasca dibekukannya oleh Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti).

Pada audiensi tersebut mahasiswa juga menuntut agar yayasan untuk menyelenggarakan audiensi akbar yang mengundang Dikti, Kopertis, Rektorat, dan semua elmen mahasiswa untuk membicarakan permasalahan yang terjadi pada Unirow.

”Kami meminta kepada yayasan untuk menyelenggarakan audiensi ini sebelum tanggal 30 Juli 2015 ini. Sehingga, persolan Unirow segera terselesikan,” ungkap, salah satu perwakilan mahasiswa Nibrosu Rohid, kepada kotatuban.com.

Sementara itu menanggapi tuntutan mahasiswa tersebut, Ketua PPLP- PT PGRI Tuban, Totok Supijanto mengungkapkan, untuk pencopotan Hadi Tugur sebagai rektor tidak akan menyelesaikan masalah. Pasalnya, jabatan Tugur sebagai rektor tinggal dua bulan lagi.

”Biar lah dalam dua bulan ini dia (Tugur.red) menyelesaikan persoalan ini. Dan kesepakatan lainnya kami akan komunikasikan terlebih dahulu kepada Kopertis,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban mendatangi kantor Yayasan Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP- PT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tuban, Jalan Manunggal 63-A Tuban, Senin (13/07).

Para mahasiswa tersebut menuntut agar yayasan segera turun tangan terkait permasalahan yang ditimpa Unirow. Sehingga, permasalahan yang menimpa Unirow segera tuntas, dan mahasiswa dapat belajar dengan tenang.

”Kami sebagai mahasiswa telah melaksanakan kuwajiban kami, seperti mengikuti proses perkuliahan dan biaya perkuliahan telah kami penuhi. Dan saat ini kami menuntut universitas untuk memenuhi kewajibannya, yakni memberikan kepada kami perkuliahan dan ijasah yang sesuai dengan ketentuan,” ungkap, salah satu perwakilan mahasiswa Nibrosu Rohid. (duc)

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban