Mahasiswa UAS Disweeping Diajak Mimbar Bebas

Mahasiswa UAS langsung diminta keluar untuk mengikuti membar bebas
Mahasiswa UAS langsung diminta keluar untuk mengikuti membar bebas

kotatuban.com – Puluhan mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban melakukan sweeping mahasiswa lain yang sedang melakukan Ujian Akhir Semester (UAS).

Puluhan mahasiswa yang sedang melakukan UAS tersebut diajak untuk mengikuti audiensi dan mimbar bebas dengan rektorat dan Yayasan Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (YPPLP- PT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tuban, Kamis (30/07).

Pantauan kotatuban.com di lapangan, puluhan mahasiswa dan didampingi Pembantu Rektor 1 (PR 1) Unirow Tuban Marita Ika Joesidawati mendatangi ruangan kelas untuk melakukan sweeping kepada sejumlah mahasiswa yang sedang melakukan UAS.

”Kami berharap semua teman-teman mau meninggalkan kelas ini untuk bersama-sama mengikuti audiensi di lapangan wisuda. Karena ini terkait nasib kampus dan masa depan kita,” teriak, Nibrosu Rohid salah satu mahasiswa yang ikut dalam sweeping tersebut.

Sementara itu, PR 1 Marita menghimbau kepada semua mahasiswa yang sedang melakukan UAS untuk mengikuti audiensi yang digelar oleh elmen mahasiswa tersebut. Namun, Marita juga melarang kepada mahasiswa yang melakukan sweeping untuk tidak memaksakan kehendak.

”Kalian semua jangan memaksakan kehendak. Jika teman-teman kalian mau menyelesaikan UAS ya biarkan saja. Nanti setelah UAS biar baru ikut ke lapangan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban menggelar audiensi dengan pihak universitas dan Yayasan Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP- PT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tuban, Kamis (30/07).

Ratusan mahasiswa Unirow tersebut melakukan aksi demostrasi di lapangan wisuda kampus setempat. Para mahasiswa melakukan aksi dengan membubuhkan tanda tangan di spanduk, bahkan mereka meminta juga meminta dosen dan karyawan Unirow Tuban untuk ikut membubuhkan tanda tangan supaya nasib kampus diperbaiki.

”Jangan takut apabila ada intimidasi, kita ingin supaya nasib kampus kita diperbaiki,” kata Nibrosu Rohid, salah satu mahasiswa. (duc)

 

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban