Omset Pasar Rakyat Capai Rp 100 Juta Lebih

kotatuban.com-Omset pedagang Pasar Rakyat Minggu Pagi (PRMP) dan car fre day (hari bebas kendaraan) yang dilaksanakan dilaksanakan setiap minggun pagi omsetnya capai Rp 100 juta lebih. Hasil evaluasi Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar)  menyebut kan dalam satu kali kegiatan omset satu unit usaha dapat dirata-rata mencapai Rp347.000.

Warga sambut pasar rakyat minggu pagi
Warga sambut pasar rakyat minggu pagi

“Evaluasi yang kami lakukan dari dua kali kegiatan itu, kami rata-rata omset satu pedagang mencapai Rp347.850 rupiah satu kali kegiatan. Jika dihitung keseluruhaqn omsetnya lebihd ari Rp 100 juta,” ujar Kepala Seksi Bina Usaha dan Sarana Perdagangan, Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban, Judhi Tresna S, Jumat (28/3).

Secara detil, dari seluruh pedagang yang terdaftar sebanyak 391 pedagang,  total transaksi mencapai Rp109.922.000, dengan rincian, Rp81.050.000 omset pedagang makanan, dan Rp28.872.000 omset pedagang non makanan (aneka kebutuhan rumah tangga). Namun, dikhawatirkan hal tersebut hanya akan berlangsung dalam minggu-minggu awal kegiatan ini saja. Untuk itu pemerintah juga tengah mempersiapkan terobosan dengan mengadakan kegiatan hiburan setiap minggunya.

“Kekhawatiran kami, setelah sampai ke titik jenuh, anemo masyarakat mulai berurang. Makanya  kami menjaga pengunjung tetap ramai dengan membuat kegiatan bersama perusahaan-perusahaan. Kami akan berikan space (tempat) khusus perusahaan agar mereka memberikan hiburan untuk menjadi daya tarik masyarakat yang datang,” terang Judhi.

Selain penyelenggara yang berusaha membuat kegiatan tersebut tetap menarik lanjut Jhudi, pedagang juga diminta untuk inovatif dengan menjual barang daganganya beraneka ragam. Selain itu pedagang tidak mematok harga jual yang tinggi, sehingga terjangkau masyarakat.

“Ini yang nanti akan mematikan mereka sendiri, dengan menjual makanan terlalu mahal pembeli jadi kapok dan ogah kembali lagi,” katanya.

Untuk diketahui, sampai hari ini pedagang yang telah terdaftar dalam pasar rakyat mencapai 391 unit usaha. Jumlah tersebut terdiri dari 260 pedagang makanan, dan 131 pedagang non makanan. Jumlah itu akan bertambah jika pihak Disperpar tidak membatasi pedagang yang akan berpartisipasi dalam PRMP.

“Kami sudah batasi mas, sekarang saja Jl Sunan Kalijaga yang panjangnya sekitar 900 meter,  500 meternya sudah dipenuhi pedagang. Sisanya itu akan digunakan kegiatan masyarakat, seperti olahraga dan kegiatan lainya,” imbuh Jhudi. (kim)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban