Panen Raya, Harga Gabah di Tuban Langsung Anjlok

image
Panen gabah

kotatuban.com-Keinginan petani padi di Kabupaten Tuban, untuk menikmati harga gabah pada puncak musim panen kali ini rupanya pupus sudah, lantaran harga gabah kering panen anjlok menjadi Rp3.500 per kilogram. Padahal pada awal musim panen, sekitar akhir bulan lalu, harga gabah mencapai Rp4.000 hingga Rp4.300 per kilogram.

Petani padi warga Desa Sumurjalak, Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban,  Ahmad Hari (43), mengatakan, anjloknya harga gabah sudah mulai dirasakan sebagian petani sekitar pertengahan bulan ini. hal itu seiring dengan menurunya harga beras di pasaran dari Rp10.000 per kilogram menjadi Rp7.000 hingga Rp8.000 per kilogram.

“Ketika harga beras mahal, harga gabah juga masih bagus. Malah awal musim panen harga gabah sampai Rp4.300 per kilogram,” kata Hari.

Menurt Hari, anjloknya garga gabah dari petani selain melimpahnya stok gabah memasuki puncak musim panen, juga operasi beras yang dilaukan pemerintah beberapa waktu lalu, yang kemudian berimbas pada harga gabah dari petani.

“Awalnya stok beras dipasar kurang makanya gabah juga bagus, terus ada panen dan operasi pasar stok jadi melimpah, akhirnya gabah juga ikut turun,” terang Hari.

Namun begitu diakui Hari , petani masih dapat dibilang tidak merugi, harga gabah masih cukup bagus jika dibanding dengan produktifitas padi musim panen kali ini. Sebab padi tahun ini tidak terlalu banyak hama, sehingga hasil panen cukup melimpah. 

“Itungannya ya tidak rugi mas, cukuplah. Soalnya hasil panen tahun ini bagus, tidak ada hama, hujan juga cukup. Kalau petani tenaga itu tidak masuk hitugan, paling ya pupuk kalau sama tenaga tanam saja setelah itu dikerjakan sendiri,”  papar pria yang tengah panen papdi dilahan persawahan Desa Sumur jalak, Plumpang  tersebut. (kim)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban