Pelaku Penganiayaan Gemulung Serahkan Diri ke Polisi

image
Polisi saat menunjukkan barang bukti dan tersangka penganiayaan di Kerek

kotatuban.com – Suwono (34) warga Desa Gemulung, Kecamatan Kerek  salah satu pelaku pembacok Sampur (30) akhirnya pada, menyerahkan diri ke polisi.

”Satu tersangka penganiayaan Sampur telah menyerahkan diri ke Kepala Desa Gemulung, Tarmono. Selanjutnya, Kades tersebut menyerahkan kepada polisi,” terang, Kapolres Tuban AKBP Guruh Arif Darmawan kepada  kotatuban.com, di Mapolres Tuban, Selasa (26/01).

Sampai saat ini Polres Tuban telah menetapkan dua tersangka, kakak beradik, Suwono (34) dan Komari (32). Sedangkan satu orang masih DPO berinisial K.

Selain dua tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti, berupa dua parang yang digunakan tersangka untuk membacok korban. Selain itu, baju batik dan celana milik korban yang berlumuran darah juga diamankan petugas.

”Kita juga mengamankan keris dan jimat kebal bacok milik korban juga diamankan,” ungkap Kapolres ini.

Kapolres menjelaskan, berdasarkan penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban mengalami luka bukan karena duel, tetapi dianiaya beberapa orang. Sehingga mengakibatkan korban mengalami luka bacok dan masih mendapat perawatan khusus di rumah sakit.

”Peristiwa tersebut disebakan salah paham, dan terjadi adu mulut dan akhirnya korban di keroyok, serta di bacok,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, dua warga Dusun Gesikan, Desa Gemulung, Kecamatan Kerek, duel menggunakan parang. Akibanya, keduanya mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit, Sabtu (23/01) lalu.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka tersebut teracam pasal 170 ayat (1) ke 2e KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban