2020 Layanan PAUD Anak Bumi Wali Tuntas

Bupati Tuban Fathul Huda sat membuka Gebyar Paud dan Launching Rintisan wajib belajar PAUD di Alun-Alun Tuban
Bupati Tuban Fathul Huda sat membuka Gebyar Paud dan Launching Rintisan wajib belajar PAUD di Alun-Alun Tuban

kotatuban.com – Pada 2020 anak di Bumi Wali yang memasuki pendidikan dasar harus sudah mendapatkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Targetnya pada tahun 2019 nanti sudah tercapai 80 persen, sehingga pada 2020 diharapkan seluruh anak di Bumi Wali yang memasuki pendidikan dasar telah memperoleh layanan PAUD yang bermutu,” kata Bupati Tuban Fathul Huda, usai acara Gebyar Paud dan Launching Rintisan wajib belajar PAUD usia 4 sampai 6 tahun di Alun-Alun Tuban, Sabtu (30/07).

Kegiatan yang diikuti sekitar 4000 anak PAUD itu juga dibarengi dnegan pelepasan balon ke udara sebagai simbol cita-cita mereka. Sebelum melepas balon, acara diawali dengan pemukulan gong oleh Bupati Tuban, Fathul Huda, dan dilanjut dengan senam masal ‘Kumbi Anak Jujur’.

Selain sekitar 4.000 anak, acara tersebut dihadiri Bupati Tuban, Fathul Huda, Bunda PAUD Tuban yang juga istri Bupati, Qodiriyah Huda, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), dan juga sekitar 3.000 guru PAUD se- Kabupaten Tuban.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tuban, Sutrisno, menjelaskan,wajib PAUD merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang sudah disosialisasikan sejak tahun lalu. Program tersebut, mulai 2016 Kemendikbud mewajibkan anak mengikuti PAUD, yakni taman kanak-kanak (TK) dan kelompok bermain sebelum masuk sekolah dasar (SD).

Kebijakan ini, ada setelah United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO), mewajibkan ada pembelajaran sebelum SD. Belajar pra-SD itulah yang diwadahi PAUD dan TK.
Ditambahkan Bupati Tuban, Fathul Huda, pentingnya pendidikan usia dini sebagai modal awal membangun karakter siswa yang baik di masa depan. Untuk itu, Pemkab dan DPRD Tuban akan membuat regulasi dan aturan untuk dapat mendukung wajib belajar anak usia 4 sampai 6 tahun.

Selain itu dia mengingatkan, agar orang tua menerapkan gerakan 1821, yakni berhenti memainkan gadget selama tiga jam. Yakni mulai pukul 18.00 sampai pukul 21.00.

“Tidak boleh main handphone, laptop atau televisi. Selama itu juga ajak anak bermain, belajar, dan berbicara,” jelas Huda.

Selain itu, keberhasilan pendidikan anak usia dini juga tidak terlepas dari peran pengajarnya. Bupati berharap, semua guru PAUD mengajar dengan maksimal dan penuh keikhlasan. (kim)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.