Bupati Huda Anjurkan Petani Padi Ikuti AUTP

kotatuban.com – Bupati Tuban, Fathul Huda menganjurkan kepada petani padi yang ada di Kabupaten Tuban untuk mengikuti Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Anjuran tersebut disampaikan Bupati Huda pada panen raya padi di Kecamatan Widang, beberapa waktu lalu.

Menurut Bupati Huda, saat ini pemerintah telah memberikan program subsidi AUTP kepada para petani cerdas. Yang dimaksud dengan tani cerdas yaitu petani yang dapat mengikuti perkembangan teknologi salah satunya yaitu mengikuti asuransi tani.

”Saya mengingatkan kepada petani agar tidak bosan untuk terus belajar teknologi pertanian terbaru, agar tidak tertinggal dengan daerah lain sehingga bisa menaikkan produksinya,” ungkapnya.

Untuk itu, Bupati dua periode ini menghimbau kepada semua petani khususnya yang ada di Kabupaten Tuban untuk mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi. Karena program ini dirasa tidak akan merugikan petani, justru akan sangat membantu para petani agar tidak merasakan kekhawatiran apabila dikemudian hari akan terjadi kegagalan.

”Dengan modal tiga puluh enam ribu rupiah bisa mendapatkan asuransi tersebut, apabila adanya kegagalan, setidaknya biaya bibit, penggarapan dapat dikembalikan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama pula, Camat Widang, Sartono menyampaikan bahwa lahan persawahan di Kecamatan Widang seluas 6082 hektar, khusunya Desa Mlangi adalah seluas 603 hektar. Sartono juga mengungkapkan dari 228 hektar lahan sawah tersebut sebelumnya terancam gagal panen akibat kurangnya air.

”Ini semua berkat kerja sama antara forkopimka yang melaksanakan koordinasi dan mediasi dengan para kepala desa terkait,” tuturnya.

Disamping itu, Sartono juga mengungkapkan 59 hektar lainnya juga mendapatkan air resapan dari desa Ngadirejo, sehingga kekeringan di lahan sawah tersebut dapat teratasi.

”Berkat ini semua, Desa Mlangi akhirnya menghasilkan 9,1 ton/hektar. Ini suatu peningkatan yang sangat luar biasa,” ungkap mantan Camat Bangilan ini. (rto)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban