PDAM Seharian Tak Mengucur, Masyarakat Mengeluh

Perbaikan pipa PDAM
Perbaikan pipa PDAM

kotatuban.com – Lagi-lagi pengguna air bersih mengeluhkan matinya saluran air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Tuban, Jumat (06/06). Mampetnya air PDAM, diketahui sejak Kamis (05/06) malam. Terjadi di wilayah perumahan Bukit Karang dan Karang Indah, Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, serta di sebagian wilayah Kelurahan Latsari dan Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban.

”Sudah sejak pukul 10 malam tadi, sampai jam dua ini belum kunjung menyala,” jelas Harno (34), salah satu warga di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban.

Bahkan, beberapa warga mengaku kesulitan untuk mendapatkan air wudhu sebelum melakukan shalat Jumat. Beruntung, sebagian besar Masjid yang ada mempunyai ketersediaan air yang disimpan dalam tandon. ”Tadi wudhu di Masjid, soalnya wudhu di kantor tidak ada airnya,” kata Suwandi (25), salah satu jamaah shalat Jumat di Masjid Polres Tuban.

Sementara itu, Direktur PDAM Tuban, Slamet Riyadi saat dikonfirmasi mengungkapkan, mampetnya air dari saluran milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) selama 16 jam lebih diakibatkan pecahnya salah satu pipa saluran air milik BUMD tersebut. ”Pipa transmisi yang terletak di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mandirejo, Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, sedang rusak,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini petugas PDAM masih melakukan perbaikan pipa transmisi yang pecah. Perbaikan dilakukan sejak tadi malam hingga sampai detik ini. Dia berharap, nanti sore perbaikan sudah selesai dan air siap dialirkan ke warga. ”Nanti sore saya perkirakan sudah normal lagi,” pungkasnya. (duc)

 

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.