Smart City Harus Mampu Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

kotatuban.com – Smart city harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempercepat pertumbuhan, dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembangunan daerah. Itulah salah satu kesimpulan yang di dapat dari pelaksaan Bimbingan Teknis kedua Gerakan Menuju 100 Smart City.

Bimbingan Teknis (Bimtek) yang disampaikan oleh Fitrah Rachmat Kautsar, ME., Pembimbing Nasional Gerakan Menuju 100 Smart City dari Kementerian Komunikasi dan Informatika tersebut dibuka oleh Asisten Pemerintahan Bupati Tuban, Joko Sarwono dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Herry Prasetyo S.

Dalam sambutannya, Joko Sarwono menyampaikan bahwa program smart city merupakan langkah Pemkab Tuban dalam percepatan pencapaian visi pembangunan Tuban. Sehingga seluruh pihak harus turut berperan aktif mendukung program tersebut.

”Bukan hanya pemerintah daerah saja, namun juga komunitas masyarakat, perguruan tinggi dan pihak swasta harus terlibat dalam program ini,” ujar Joko Sarwono, Kamis (23/08).

Disamping itu, Herry Prasetyo, menyampaikan bahwa smart city merupakan bagian dari upaya reformasi birokrasi dan upaya untuk lebih mendekatkan pemerintah daerah dengan warga Tuban.

”Semoga dengan adanya smart city dapat lebih mendekatkan antara pemerintah dengan masyarakat, dan memberikan kemanfaatan bagi semua pihak,” ungkapnya.

Sedangkan dalam paparannya, Fitrah Rachmat menyampaikan bahwa inti dari smart city adalah inovasi, integrasi dan kesinambungan. Teknologi dan infrastruktur merupakan enabler atau faktor pendukung bagi sebuah daerah untuk menjadi smart city.

”Smart city tidak harus menggunakan teknologi yang mutakhir, namun inovasi-inovasi yang memanfaatkan teknologi secara tepat guna dan sesuai kondisi daerah adalah yang terpenting dalam program smart city,” katanya.

Bimtek yang akan dilaksanakan selama empat kali hingga bulan Oktober tersebut merupakan bagian dari pendampingam yang diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi kepada 50 kabupaten dan kota terpilih yang menjadi percontohan penerapan smart city di Indonesia pada tahun 2018 ini dimana Kabupaten Tuban termasuk salah satu di dalamnya. Gerakan Menuju 100 Smart City sendiri merupakan kerjasama dari 8 kementerian dan lembaga di tingkat pusat untuk mendorong adanya praktik inovasi pintar di seluruh daerah secara merata. (rto)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban