Pemkab Belum Daftarkan Gelandangan dan Pengemis ke BPJS

image
Pengemis dan gelandangan saat meminta-minta disalah satu pusat keramaian di Tuban

kotatuban.com-Pemerintah Pusat bakal mengikutsertakan gelandangan dan pengemis yang tidak memiliki data kependudukan resmi Kartu Tanda Pendduk (KTP), sebagai peserta dalam program BadanPenjamin Sosial (BPJS) Kesehatan. Namun, masih banyak ditemukan hambatan, salah satunya adalah sulitnya mengumpulkan data pasti jumlah penyandang masalah sosial tersebut.

Seperti halnya di Kabupaten Tuban, kabupaten berjuluk Bumi Wali, sampai hari ini juga belum pasti mendaftarkan gelandangan yang ada sebagai peserta BPJS Kesehatan lantaran sulitnya pendataan.

“Mereka ini masih sulit didata, sebab, sewaktu-waktu mereka datang, dan terkadang dengan sendirinya mereka pindah ke tempat lain. Makanya mereka perlu didata dan meliliki kartu pengenal sebelum didaftarkan ke BPJS,” ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Media (Humas Media) Pemerintah Kabupaten Tuban, Teguh Setyabudi, Senin (31/8).

Ditambahkan Teguh, program itu sampai saat ini masih belum dapat dilaksanakan, lantaran pendataan yang belum tutas. Sedangkan salah satu syarat menjadi peserta atau didaftarkan dalam Jaminan Sosial Kesehatan, gelandangan (Tuna Wisma) juga harus memiliki NIK atau dibuatkan NIK.

“Saat ini Kemensos dan Kemendagri tengah melakukan pendataan terhadap penduduk dengan tempat tinggal tdak tetap, kami di daerah juga masih menunggu petunjuk pusat terkait program itu,” terang Teguh. (kim)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban