Pemkab Gelontorkan Rp 94 M untuk Entas Kemiskinan

Bupati Tuban saat memberikan bantuan kepada warga miskin
Bupati Tuban saat memberikan bantuan kepada warga miskin

kotatuban.com— Pemkab Tuban terus berupaya mengurangi kemiskinan yang melilit warganya. Anggaran pengentasan kemiskinan juga terus ditingkatkan. Pada tahun 2015 ini Pemkab Tuban merogoh koceknya untuk pengentasan kemiskinan sebanyak Rp 94 miliar lebih. Selain itu, Pemkab Tuban juga terus mendorong perusahaan di Tuban untuk andil dalam program pengentasan kemiskinan.

Menurut Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein yang juga Ketua Tim Koordinasi Penangulanagan Kemisikinan Daerah (TKPK-D) Tuban, angka kemiskian di Tuban masih tinggi, yakni, 17 persen dari total jumlah penduduk Tuban sekitar 1,3 juta jiwa. Bahkan, pada awal kepemimpinannya angka kemiskinan di Tuban mencapai 20,19 persen.

“Target kita tahun 2016 angka kemiskinan menurun menjadi 15,26 %,. Target ini tidak akan tercapai jika hanya dilakukan pemerintah saja. Makanya, kami minta perusahaan di Tuban program Corporate Sosial Responsibility harus diarahkan untuk pengentasan kemiskinan,” tegas Wabup Noor Nahar.

Meski Pemkab Tuban meminta perusahaan untuk ikut andil dalam menyelesaikan masalah kemiskinan di Bumi Wali ini, namun, pihaknya tidak akan mencampuri program perusahaan tersebut. “Kami hanya minta koordinasi dan laporannya saja, sehingga, bisa diketahui secara pasti,” tandas Wabup Noor Nahar.

“Kita sudah mempunyai Perda No.3 Tahun 2015, tentang Tanggungjawab Sosial Perusahan (TSP). Semua yang terlibat akan kita umumkan pada publik. Silahkan perusahan berekpresi sesuai dengan kemampuan dan potensi masyarakat sekitar. Agar tidak tabrakan dengan program yang lain kami berharap ada koordinasi dengan kami,” lanjut Wabub.

Sementara itu Bupati Tuban Fathul Huda meminta agar Forum CSR yang dibentuk tahun lalu bisa aktif kembali untuk melakukan langkah konkrit pengenasatan kemikinan. Dari hasil perusahaan itu ada hak-hak orang miskin. Perusahaan yang benar-benar serius melakukanj program pengentasan kemiskinan akan mendapatkan rewart. Sementara perusahaan yang lali bakal mendapatkan saksi.

“Kalau mereka (perusahaan-red) tidak mau bantu program Pemkab Tuban yang jangan berusahan di Tuban. Perusahaan jangan hanya mengeruk keuntungan di Tuban saja, tapi, tidak memperharikan kemiskinan di sekitarnya,” tegas Bupati Tuban, Fathul Huda.(yit)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban