Perhutani Kesulitan Tangani Lahan di Grabakan

image
Adm KPH Tuban, Riyanto

kotatuban.com – Kawasan hutan di wilayah Kecamatan Grabakan yang kondisinya gundul dan banyak lokasi tambang liar disebut-sebut menjadi penyebab banjir bandang yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tuban. Seperti banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Semanding, Merakurak, Tuban, dan Kecamatan Rengel.

”Untuk banjir bandang yang terjadi dibeberapa wilayah Kabupaten Tuban beberapa waktu lalu memang berasal dari Kecamatan Grabakan,” terang, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Joko Ludiono kepada kotatuban.com beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, Administratur (Adm) Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Tuban, Riyanto saat dikonfirmasikotatuban.com, Selasa (17/03) mengakui bahwa wilayah hutan di wilayah Grabakan banyak yang rusak dan gundul.

”Memang lahan Perhutani di wilayah Grabakan banyak yang rusak. Dan rusaknya itu disebabkan pertambangan liar dan untuk lahan pertanian liar yang dilakukan masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, pihaknya sampai saat ini masih kesulitan untuk menghentikan kegiatan pertambangan dan pertanian yang ada di wilayah Grabakan. Pasalnya, hal tersebut menjadi satu-satunya matapenceharian masyarakat sekitar.

”Kita tidak bisa menghentikan kegiatan tambang maupun pertanian yang ada di Grabakan. Kalau mau menghentikan kegiatan itu ya harus mencarikan solusinya. Kita tidak bisa serta merta menghentikan kegiatan tambang maupun pertanian liar tersebut,” tandasnya.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban untuk turut mencarikan solusi terkait permasalahan yang ada di Grabakan.

”Pemkab juga harus mencarikan solusi terkait masyarakat yang melakukan kegiatan pertambangan dan pertanian di wilayah Grabakan,” pungkasnya. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban