Pesatu Tumbang di Piala Kemerdekaan

Persatu langsung angkat koper dari laga Piala Kemertdekaan
Persatu langsung angkat koper dari laga Piala Kemertdekaan

kotatuban.com – Tim kesebelasan Persatu Tuban, terpaksa harus mengangkat koper dari laga perebutan Piala Kemerdekaan tahun ini. Pasalnya, tim kesebelasan kebanggan masyarakat Tuban tersebut gagal melenggang ke babak delapan besar usai menghadapi pertandingan melawan Persekap Pasuruan, Rabu (26/08) malam.

Gagalnya Persatu Tuban lantaran pertandingan melawan Persekap Pasuruan, di Stadiun Wilis Madiun, berakhir imbang tanpa gol atau 0-0. Dengan begitu, Persekap Pasuruan unggul satu poin di atas Persatu dan lebih berhak untuk melaju ke babak delapan besar dalam perebutan piala kemerdekaan tersebut.

”Kami mohon maaf belum bisa membanggakan masyarakat Tuban saat ini, dan gagal dalam Piala Kemerdekaan,” kata Manager Persatu Tuban, Fikroini, Kamis (27/08).

Menurutnya, ketika bermain anak-anak Laskar Rangggalawe terlihat lebih banyak menguasai lapangan dan permainan. Bahkan, ada tiga peluang emas yang gagal dimanfaatkan lantaran bola masih membentur mistar gawang lawan.

Selain itu, ada insiden pada menit ke-70, yang menyebabkan salah satu pemain Persatu, Anang Hafidzul, diganjar kartu merah dan keluar dari lapangan. Persatu sempat menyayangkan keputusan yang diambil wasit, lantaran Anang Hafidzul sebelumnya tidak mendapat peringatan terlebih dahulu dengan diberikan kartu kuning.

”Jadi pemain kita itu tidak diberi kartu kuning terlebih dulu, langsung diberi kartu merah oleh wasit, dan kami menyayangkan keputusan wasit itu,” jelas Roni.

Berakhirnya pertandingan tersebut, Persatu yang masuk di grup D hanya bisa puas dengan mengantongi 7 poin. Sementara Persekap Pasuruan mengantongi 8 poin lebih ungggul dari Persatu. Sementara Persepam Madura mampu mengantongi 12 poin. (duc)

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban