Petani Tuban Mulai Lakukan Persiapan Tanam

image
Petani siapkan lahan songsong musim penghujan

kotatuban.com – Meski hujan belum turun, namun, petani tadah hujan sudah tuntas melakukan persiapan. Petani yakin dalam waktu tidak lama lagi musim penghujan akan tiba.

” Petani sudah persiapkan lahan, sehingga saat hujan turun langsung bisa tanam. Bahkan, sebagian malah sudah ada yang beli bibit dan pupuk, ” ungkap Warsito, petani Montong, Jumat (04/12).

Karena saat ini hujan belum turun, ratusan hektar lahan tadah hujan siap tanam di Tuban tampak dibiarkan kosong.  Pengolahan lahan untuk musim tanam tahun ini sudah dilakukan sejak bulan Sebtember lalu.

Menurut para petani, pembiaran lahan tersebut bukan tanpa alasan, sebab hingga hari ini hujan yang biasanya sudah turun baru sekali mengguyur lahan yang hampir seluruhnya adalah tadah hujan itu.

“Belum berani tanam, hujan baru sekali itu saja belum cukup membasahi ladang,” ujar  Kuni (63), warga Desa Karanglo, yang ditemui  kotatuban.com  di ladang miliknya.

Kuni menjelaskan, lahan miliknya sudah disiapkan untuk masa tanam jagung pada musim pengujan  tahun ini
Namun hingga hari ini lahan seluas sepertiga hektar miliknya masih kosong.

“Sudah siap semua, lahan sudah dibajak, dibersihkan sisa tanaman musim sebelumnya sampai lobang untuk jagung juga sudah ada, tinggal menunggu hujan saja,” terang petan itu.

Hal senada juga disampaikan seorang petani lain di desa Pongpongan Kcamatan Merakurak, Tuban. Lahan miliknya juga sampai hari ini belum ditanami jagung karena hujan masih belum cukup.  Para petani takut jika hujan belum cukup buru-buru tanam, tanaman jagung yang masih kecil akan kering kekurangan air.

“Belum ada yang tanam mas, hujan baru dua kali,” kata petani yang sibuk mencangkul di lahan miliknya itu.
 
Sementara, pantauan di lapangan, sebagian kecil lahan pertanian di Kecamatan Montong, sudah ditanami jagung oleh pemiliknya, namun, jagung yang baru berumur beberapa hari terlihat layu bahkan mengering karena kekurangan air. (kim)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban