‘Haram’ Berburu Pokemon di Kawasan Polres

Banner larang berburu pokemon di Mapolres Tuban
Banner larang berburu pokemon di Mapolres Tuban

kotatuban.com – Para pecinta game berbasis Global Positioning Sistem (GPS) dilarang berburu pokemon di kawasan Polres Tuban.

Banner larangan mencari pokemon di Mapolres terpasang di beberapa sudut yang menjadi lalu lalang warga untuk mendapatkan pelayanan dari kepolisian. Banner dipasang berdiri dengan ukuran sekitar 40 centimeter kali 100 centimeter.

Di banner terdapat tulisan, Kawasan Dilarang Bermain Game Pokemon Go’ tulisan tersebut lebih besar dibandinkan tulisan lain. Di samping tulisan, juga ada lambang game pokemon diberi tanda silang warna merah.

“Itu memang imbauan dari Menpan (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara) melalui surat edaran,” terang Kasubag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati, Jumat (22/07).

Bahkan, sejak ada imbauan tersebut, semua anggota polisi dilarang bermain game, termasuk warga yang masuk di kawasan Mapolres Tuban.
“Sesuai imbauan, tidak boleh bermain game pokemon di dalam obyek vital. Mapolres ini kan obyek vital,” katanya.

Seorang warga yang berencana mencari Pokemon di Mapolres, Arif Wibowo mengurungkan niatnya setelah melihat banner larangan. Ia mengaku langsung menonaktifkan aplikasi tersebut.

“Saya tadi mau sholat Jumat di masjid Polres sambil mencari Pokemon, tapi melihat imbauan itu, saya batalkan (mencari). Ponsel langsung saya masukkan ke saku, takut ketahuan,” tukas penggila game yang baru dirilis di Indonesia tanggal 6 Juli 2016 ini. (yit)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.