Hardiknas Siswa MAN Tuban Belajar Jurnalistik

Peserta sekolah jurnalistik MAN Tuban
Peserta sekolah jurnalistik MAN Tuban

kotatuban.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Ronggolawe Press Solidarity (RPS) bekerjasama dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, melatih jurnalistik kepada siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tuban  menggelar kegiatan sekolah jurnalistik di gedung RKB MAN Tuban, Jumat (2/5/2014).

Khoirul Huda, selaku ketua RPS dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa kegiatan sekolah jurnalistik ini selain dilaksanakan pada Hardiknas ini, sekolah jurnalistik juga merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap minggu oleh RPS. Sedangkan, kegiatan yang dilakukan oleh perkumpulan wartawan Tuban tersebut ditargetkan akan berbagai pengalaman dan pengetahuan kepada 32 lembaga pendidikan yang terdiri dari 29 SLTA dan 3 perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Tuban. Dengan dilaksanakan kegiatan tersebut diharapan  dapat meningkatkan disiplin ilmu jurnalistik bagi para generasi muda di Tuban dan bila dimungkinkan ilmu jurnalistik dapat dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah.

Pada kesempatan yang sama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MAN Tuban, Sumint, berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan sekali dalam setahun, melainkan minimal bisa dua kali dalam setahun karena ilmu jurnalistik sangat penting bagi pelajar di MAN Tuban.

‘’Ilmu jurnalistik ini sangat penting sekali, sehingga seharusnya kegiatan seperti ini lebih sering diselenggarakan,’’ ujar guru sejarah tersebut.

Terpisah, Dewan Penasehat RPS, Teguh Budi Utomo saat dikonfirmasi mengungkapkan,   tujuan sekolah jurnalistik itu salah satunya untuk memberikan pembelajaran jurnalistik kalangan apelajar di Tuban. Sehingga para siswa dapat mengelola majalah sekolah lebih bagus lagi. Selain itu, juga dapat memunculkan jurnalis-jurnalis baru asal kota Tuban.

‘’Khususnya wartawan-wartawan perempuan bisa bermunculan di Tuban, karena saat ini belum ada di Tuban tidak ada wartawan perempuan,’’ tandasnya.

Latifah Qolbyyatul, salah satu peserta mengatakankan, kegiatan sekolah jurnalistik ini sangat menarik dan bermanfaat. Pasalnya, peserta diajarkan mulai jurnalistik dasar sampai bagaimana cara menulis berita yang baik dan benar. ‘’Sebelum mengikuti sekolah jurnalistik ini, ilmu jurnalistik saya benar-benar masih nol, namun setelah kegiatan ini saya mulai mengetahui dasar-dasar ilmu jurnalistik hingga mengetahui bagaimana cara mewawancara dan mengolahnya menjadi sebuah tulisan berita yang menarik,’’ pungkasnya. (kiriman kelompok 3, Ahmad Shidqy,  Ahmad Maulana, Hidayatul Maghfiroh, Kharina Rahmanika, Nur Fitriatur Rohmah)

 

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.