JOB PPEJ Akan Laporkan Aksi Panjat Tower ke Polisi

kotatuban.com – Operator minyak dan gas (Migas) Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) akan melaporkan  Sahroni (33), warga Dusun Delik, Desa Rahayu, Kecamatan Soko pelaku pemanjat tower radio miliknya yang berada di dalam lokasi operasi Pad A, pada Selasa (25/04) kemarin kepada pihak kepolisian.
Secara tidak langsung, pihak JOB PPEJ mengaku dirugikan atas adanya warga yang secara diam-diam memanjat tower setinggi 45 meter tersebut. Karena tower tersebut termasuk Objek Vital (Obvit). Selain itu, aksi panjat tower tersebut sudah dilakukan sebanyak tiga kali dan bisa merugikan banyak pihak. Perusahaan akan melaporkan kejadian itu kepada Kepolisian supaya tidak ada pihak yang dirugikan dan kasus serupa tak terulang di kemudian hari.
“Intinya kita prihatin dengan kejadian ini, dan jangan sampai peristiwa seperti ini terulang kembali. Kita mengambil langkah hukum sebagai shock therapy, karena yang bersangkutan sudah masuk dalam obyek vital nasional tanpa ijin dan melakukan pembuatan membahayakan itu,” terang, Field Admin Superintendent (FAS) JOB PPEJ, Akbar Pradima, Rabu (26/04).
Menurutnya, setelah berhasil diturunkan dari atas tower jaringan radio itu, pria pemanjat tower perusahaan tersebut langsung dibawa ke klinik milik JOB PPEJ untuk dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatannya. Dan untuk langkah selanjutnya perusahaan menyerahkan sepenuhnya kepada Kepolisian atas kejadian itu. Sebab, kawasan JOB PPEJ termasuk obyek vital (Obvit) nasional.
”Kita ini sebenarnya sebagai korban, karena yang bersangkutan secara diam-diam menyelinap masuk. Tapi meski demikian kita tadi masih fokus pada penyelamatan. Untuk kedepan masih ada langkah-langkah selanjutnya dan proses hukum harus tetap jalan,” tambah Akbar Pradima.
Diberitakan sebelumnya, Diduga depresi akibat kontrak kerja di perusahaan Sub Kontraktor Joint Operating Body Pertamina Petrohina East Java (JOB PPEJ) habis seorang pria warga Desa Rahayu, Kecamatan Soko, nekat memanjat tower puluhan meter, Selasa (25/04).
Pria nekat yang memanjat tower diarea pengeboran Ped A JOB PPEJ tersebut diketahui bernama Ahmad Sya’roni (33) warga Desa Rahayu. Menurut kepala Desa Rahayu Sukisno, aksi itu sudah dilakukan Sya’roni ke sekian kalinya, motifnya adalah menuntut pekerjaan. (duc)
Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.