Kendaraan Angkutan Berat Dilarang Melintas Jalur Mudik Mulai 24 Malam

image
Kendaraan berat dilaarang lewat Pantura saat musim mudik tahun ini

kotatuban.com-Mulai pukul 24.00 malam, jalur Pantura menjadi larangan bagi kendaraan angkutan berat seperti kontainer, tronton, trailer dan truk gandeng. Larangan tersebut terhitung mulai tanggal 1 hingga 9 Juli, atau H – 5 hingga H + 3 lebaran mendatang. Pemberlakuan larangan melintaas bagi kendaraan angkutan berat tersebut untuk menjaga kelancaran arus mudik lebaran di sepanjang jalur pantura.

“Nanti malam mulai pukul 00, diberlakukan larangan, yakni H – 5 sampai H + 3. Jika ada kendaraan yang pada jam tersebut masuk Tuban akan kami arahkan untuk diparkir di kantong-kantong parkir  Pantura Tuban,”  ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban Paraith A Tulis, Kamis (30/06).

Paraith menjelaskan, kendaraan angkutan barang yang masih diperbolehkan melintas jalur mudik selama pemberlakuan larangan hanya kendaraan angkutan logistik, bahan kebutuhan pokok, kendaraan pengangkut BBM dan kendaraan ekspedisi ekspor impor.

“Yang diperbolehkan melintas adalah kendraan angkutan barang khusus logistic bahan pokok dan Bahan bakar minyak, selain tu harus diparkir,” jelasnya.

Jika dalam pelaksanaan larangan masih ada kendaraan angkutan yang membandel, Dinas Perhubungan mengaku sudah berkordinasi dengan pihak Satuan Lalulitas Polres Tuban, terkait pengamanan dan pengawasan selama arus mudi lebaran terhadap kendaraan angkutan berat yang maasih melintas.

“Kami juga sudah berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk sangsi yang akan diterapkan, jika ada kendaraan yang membandel,” tambahnya.

Selama pengamanan arus mudik, Dinas Perhubngan sendidi menerjunkan 30 personil yang akan bergabng dengan kepolisian di Pos-pos yang ada di jalur  pantura Tuban.

Aadapun yang perlu diperhatikan oleh para pemudik selama perjalanan di sepanjang jalur pantura Tuban, adalah potensi kemacetan di pasar Tumpah Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo dan kawasan Tempat Pelelangan Ikan, di jalur alternatif  Pantura Desa Karangagung di Kecamatan Palag.

“Sejauh ini  kondisi jalan Tuban cukup bagus, tidak ada proyek perbaikna jalan maupun jembata yang berpotensi menganggu kelacaran pemudik, hanya saja para pemudik harus hati-hati dan memperhatikan rambu jalan, dan potensi macet di kawasan tambaakboyo, dan karangagung, Palang,” papar Paraith.

Sementara itu, selama arus mudik lebaran, angkutan pemudik, seperti Bus dan angkutan umum tidak semua harus masuk terminal Tuban, kecualai bus yang daftar trayeknya menyebut terminal Tuban sebagai transit. Termasuk bus Surabaya-Semarang jika dalam trayeknya disebtkan Tuban makan tetap wajib masuk.

“Ya sepanjang tertulis terminal Tuban dalam trayekya harus masuk, kecuali jika tidak ada,”  tambahnya.(Kim)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.