Polres Tuban Tetapkan 9 Tersangka Pembunuh Santri Tanggir

image
Waka Polres Tuban, Kompol Ali Mahfud

kotatuban.com – Polres Tuban menetapkan 9 orang tersangka pelaku pembunuhan terhadap Teguh Purnomo (15) pelajar asal Desa Kanten, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro yang tengah mondok di Ponpes Desa Tanggir, Kecamatan Singgahan, Senin (30/11) kemarin. 

Data yang berhasil dihimpun kotatuban.com, tersangka pembunuhan terhadap siswa kelas 1 SMA tersebut adalah, AMS (18) asal Rembang Jawa Tengah, FA (18) asal Bandar Lampung, ANM (17) asal Tuban, NA (17) asal Bandar Lampung, KJA (14) asal Tuban, SAR (16) asal Jepara Jawa Tengah, MNF (16) asal Temanggung Jawa Tengah, MS (16) asal Pati Jawa Tengah, dan RR (15) asal Bojonegoro.

”Kita sudah menetapkan sembilan tersangka kasus pembunuhan terhadap Teguh Purnomo. Dua orang dewasa, dan tujuh masih anak-anak,” terang Wakapolres Tuban Kompol Ali Mahfud kepada kotatuban.com, Selasa (01/12).

Menurutnya, kejadian pembunuhan terhadap Teguh Purnomo tersebut berawal dilingkungan Ponpes sering terjadi kehilangan uang maupun barang-barang lainnya. Beberapa tersangka mencurigai Teguh Purnomo, kemudian tersangka mengajak korban ke sawah yang tidak jauh dari Ponpes tersebut.

”Kemudian 9 tersangka itu melakukan interogasi kepada korban, dan korban tidak mengaku kalau melakukan pencurian itu. Kemudian korban dikeroyok rame-rame hingga pingsan. Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Minggu (29/11),” ungkapnya.

Setelah pingsan, lanjut Wakapolres, korban dibawa ke halaman belakang Ponpes dan ditinggal begitu saja. Kemudian pada keesokan harinya Teguh Purnomo ditemukan pengurus Ponpes dalam keadaan tidak bernyawa.

”Setelah itu oleh pengurus, korban dibawa ke Puskesmas dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Singgahan,” tandasnya.

Akibat kejadian itu, ke 9 tersangka dijerat dengan pasal 80 ayat (3) jo pasal 76 huruf c UURI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan/denda paling banyak Rp 3 Milyar. 

Diberitakan sebelumnya, Seorang pelajar kelas satu tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) tewas dengan kondisi mengenaskan di Ponpes Desa Tanggir, Kecamatan Singgahan, Tuban.

Korban diduga dikeroyok sejumlah teman-teman seusianya lantaran di duga ketahuan mencuri uang milik temannya sendiri yang tinggal di Ponpes tersebut. Akibat perbuatan itu korban langsung meninggal dan oleh teman-temannya dibawa ke Puskesmas Singgahan, Tuban. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban