Porkab IV Puluhan Atlet Sepeda Adu Kecepatan di JLS

Kotatuban.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Tuban menggelar kejuaraan balap sepeda dalam rangka Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab VI) dan Hari Jadi Tuban ke 728 di Jalur Lingkar Selatan (JLS), titik Desa Kowang, Kecamatan Semanding, Minggu (21/11/2021).

Porkab digelar dengan membuka beberapa kelas perlombaan. Diantaranya Kelas SD Putra/Putri, Kelas SMP Putra. “Yang paling penting dari perlombaan ini adalah mencari bibit-bibit unggul di olahraga sepeda untuk kelas pelajar,” kata Ketua Panitia Porkab road bike ISSI Tuban, Arif Wibowo.

Selain dalam rangka pencarian bibit atlet, Porkab balap sepeda ini juga diikuti puluhan pecinta olahraga sepeda dari kalangan usia. Panitia menyediakan untuk masyarakat umum kelas Master A bagi usia 40 tahun, Master B untuk usia di atas 40 tahun, dan kelas Women Open untun perempuan.

Ketua Pengkab ISSI Tuban, Gunadi, berharap Porkab bisa dijadikan momentum kebangkitan olahraga sepeda di Tuban. Pria yang menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban  ini menjelaskan Tuban pernah mempunyai atlet unggul kelas nasional bahkan Asia.

Setelah adanya Porkab, ISSI Tuban akan mencari bibit atlet yang akan diberikan pembinaan.

“Semoga dari anak-anak kita ada yang menjadi atlet hebat yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Tuban pada bidang olahraga sepeda,” kata Gunadi.

Selama perlombaan berlangsung, panitia memastikan kegiatan ini dijalankan dengan menerapkan prokes ketat. Panitia menyediakan masker dan tempat cuci tangan untuk peserta dan juga masyarakat umum.

“Tidak boleh ada kerumunan, tolong tetap jaga jarak. Karena situasi masih pandemi,” kata panitia.

Porkab balap sepeda ISSI Tuban diikuti 6 peserta kelas SD Perempuan, 13 peserta kelas SD Putra, 15 peserta kelas SMP Putra, 17 peserta kelas Master A, 15 kelas Master B, dan 8 kelas Women Open. Selain itu juga ada kelas eksibisi untuk balap sepeda lipat dan balap sepeda mini. (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban